morfem

Sebuah band Indie Rock asal ibukota yang di gagas oleh Jimi Multhazam (vokal) dan Pandu Fuzztoni (gitar) pada tahun 2009 bersama Freddie A Warnerin (drum), lalu Yusack Anugerah (bass) nyusul kemudian. Selama terbentuk band ini telah merilis 3 Album antara lain: Indonesia (2009), Hey, Makan Tuh Gitar (20011) dan Dramaturgi Underground (2016). Dua mini album Seka Ingusmu! (2010), Sneakerfuzz (2015). Dan juga aktif terlibat dalam beberapa kompilasi. Selain banyak terlibat dalam gigs-gigs yang begitu intim dengan penontonnya, Morfem termasuk band yang rajin merilis video musik. Karena bagi mereka video adalah salah satu media paling efektif untuk menyampaikan pesan dari lagu yang mereka ciptakan. Oke ini dia interview Mave dengan mereka. Mari disimak. all teks Adamxhole photo Courtesy of Morfem

 

Halloo Morfem bagaimana kabar hari ini ?
Alhamdulillah baik…

Setelah Jalan Darat Tour pada tahun 2012, Morfem datang lagi ke Bali untuk acara Thursday Noise Bali akhir bulan Mei kemarin. Apa yang berbeda dengan Bali 5 tahun belakangan ini ?
Sambutannya yang berbeda. Kawan-kawan Bali sudah mengenal lagu Morfem. Sudah bisa larut dengan suasana. Poll lah pokoknya.

Bagaimana keseruan acara Thursday Noise kemarin di Bali ?
Grafiknya naik. Dari Pluto hingga Rollfast suasananya semakin pecah. Puas kita dengan Thursday Noise Bali

Okay, kita ngomongin tentang video klip terbaru Morfem yaitu Roman Underground. Siapa yang bertanggung jawab sebagai director video klip ini ?
Directornya Surya Adi dari Barde Film. Dengan DOP Hasbi Sipahutar

Apa cerita yang divisualkan di video klip ini ?
Video ini benar-benar memvisualkan lirik dengan harafiah. Namun Jalan cerita di potong dari perjalanan mereka ke gigs. Hehehe. Ide awalnya mau dibuat runut dari awal lirik hingga akhir. Tapi karena keterbatasan waktu dan dana akhirnya jalan cerita dipotong.

Di video klip ini musik Roman Underground digubah oleh Pandu jadi lebih terasa musik power pop 90-an nya yang di banjir fuzz dimana-mana. Band apa yang mempengaruhi saat pembuatan lagu ini dulu ?
Betul. Musik dibuat oleh Pandu, dia penggemar fanatic Weezer. Namun lagu dan lirik di tulis oleh Jimi yang sama sekali bukan penggemar Weezer. Maka jadilah lagu ini seperti Power Pop dengan suara berat minus harmonisasi berlapis-lapis. Hahaha

Morfem termasuk salah satu band yang rajin merilis video musik. Seberapa penting arti video klip bagi kalian ?
Video Klip selain alat promosi yang efektif juga bisa sebagai media ekspresi musik dari sisi visual. Kehadiran video yang tepat bisa membantu kita untuk memahami suatu lagu tertentu. Hal inilah yang mendorong kita.

Apakah mungkin akan membuat video klip lagi ke-empat dari album Dramaturgi Underground ?
Niat dan rencana sih ada. Audisi Sebuah Opera sepertinya asik untuk divideokan.
Jika boleh berangan-angan siapa sih musisi atau artis luar yang ingin kalian ajak untuk video klip Morfem ?
Siapa ya? Emma Watson lucu juga. Atau Kate Upton hot sih ya. Atau Shay Laren yang brutal sekalian haha.

Seperti apa imajinasi cerita video klip kalian, jika impian itu terwujud ?
Imajinasi sih berkembang nanti. Yang pasti kita akan bikin mereka betah dan tidak mau pulang ke negaranya.

Band indie rock di Indonesia sudah mulai banyak bermunculan. Ada yang kalian rekomendasikan siapa saja ?
Wah banyak ya. Dari Bogor ada Textpack. Di Bali ada Pluto. Medan punya Beetleflux. Surabaya ada Cotswold. Depok ada Arch Yellow. Jogja ada Skandal. Bandung ada The Panturas. Jakarta ada Vague. Wah banyak sekali band Indie Rock keren Indonesia.

Oh iya, apa progress selanjutnya yang akan dibuat oleh Morfem ?
Mimpinya kita akan meremix album lama dan merilisnya dalam bentuk vinyl. Lalu kita konserkan. Album yang mana? Biar itu kita jadikan kejutan.

Ada project atau cita-cita yang belum pernah kesampaian nggak oleh Morfem dari dulu sampai sekarang ?
Ya itu tadi. Kita belum pernah bikin konser tunggal. Semoga tahun depan bisa diwujudkan.

Okay, last words ?
Morfem Datang Semua Senang

instagram : morfem_band

Related Blogs

    Share