cuts-photo

Kalau kalian merindukan kebangkitan rocker perempuan selepas masa Sylvia Saartje, Nicky Astria atau malah era kejayaan Dara Puspita, album terbaru dari band rock asal Bandung, C.U.T.S. (Caustic Ultraist Totally Slice) bisa mengobati kerinduan tersebut. Berdiri sejak tahun 2007 di kota kembang Bandung, band rock  ini kembali meraung mengeluarkan debut album pertamannya yang sempat tertunda lumayan cukup lama. Banyak perubahan signifikan dalam bermusik mereka,termasuk pergantian personel di tubuh C.U.T.S. Okay, ini dia interview  dengan mereka!

Haloo apa kabar kalian? Sedang sibuk promo album baru ya?
Iya nih, lagi mau mulai promo kecil-kecilan.

Akhirnya debut album kalian keluar juga, apa sih yang membuat album  ini baru keluar sekarang? Padahal band ini terbentuk dari tahun 2007.
Sebenernya materi album sudah tersiapkan dari 3 thn kebelakang, hanya saja terbentur oleh kesibukan masing-masing personel ditambah keputusan record label yg tidak sembarangan menentukan waktu untuk release.

Ceritain dong sedikit tentang album baru kalian ini?
Proses rekaman album ini memakan waktu kurang lebih 3 bulanan, kita garap di 2 studio yg salah satunya yaitu Lavatory studio milik Hendra RNRM yang kebetulan juga beliau sebagai Music director pada album ini. banyak perubahan signifikan dalam musik yg sebelumnya kita rekam sebagai demo dengan yg kita pasang di album ini, seperti mengurangi unsur elektronik/ sequencer.

Apa makna dibalik penamaan “RRRADARR” sebagai nama album kalian?
Tidak jauh dari makna dan artian dari kata RADAR yang sebenarnya, isi dari lagu di album ini banyak menceritakan tentang kehidupan / problema sosial di sekeliling kita yang tidak jauh radiusnya dari kami sebagai titik tengahnya.

Meski proses pembuatan album ini memakan waktu cukup singkat. Kurang dari tiga bulan, apa kalian sudah puas dengan hasil 9 lagu di album ini?
Untuk saat ini kita puas dengan apa yang sudah kita perjuangkan sampai keluarnya album ini.

Perubahan apa yang dialami C.U.T.S dari awal terbentuk sampai kembali lagi membuat lagu?
Kita pernah beberapa kali mengalami perubahan formasi personel dan perubahan unsur musik sampai kita fix dengan formasi dan musik saat ini.

Musik kalian sekarang mulai meninggalkan nuansa electroclash yang sempat begitu kental pada awal karir C.U.T.S dan bergeser menjadi band rock yang penuh distorsi. Apakah karena di Indonesia sekarang minim band rocker perempuan?
Kita meninggalkan sedikit unsur elektro saat ini dikarenakan seiring kedewasaan kita dalam bermusik makin tumbuh. selain itu era yang pernah kita jalani tidak bisa terus dipertahankan seiring zaman yang terus bergeser dan berubah.

Setelah “Teriak Gila” kalian juga baru saja melepas single kedua dengan judul “a Dog’s Heart” nyeritain tentang apa sih lagu ini?
a Dog’s Heart menceritakan tentang seseorang yang mempunyai ambisi besar untuk ingin bisa memainkan alat musik tetapi dia tidak pernah mau berusaha untuk belajar untuk melakukannya dan hanya bisa mengeluh bagaikan anjing yang hanya bisa menggonggong.

Oh, iya. Apa kesibukan personil C.U.T.S selain nge-band?
Selain nge-band, kita disibukan dengan berbagai aktivitas diluar bermusik seperti Ykha yang disibukan dengan membuat karya lukis untuk pamerannya serta Itta yang sedang cuti mengandung dan personel lainya juga sibuk dengan usahanya.

Siapa Lady rocker favorit kalian?
Dida: Nicky Astria!

Apa rencana C.U.T.S setelah mengeluarkan album di tahun ini?
menyiapkan materi baru untuk album selanjutnya.

Okay, last words?
Beli CD RRRADARRR!!

teks Adamxhole photo Courtesy of Cuts


Related Blogs

    Share