Menginjak umur mereka yang kini sudah 6 tahun, band asal Bandung

Angsa & Serigala mengalami perombakan dan perubahan di dalam band nya.Baik itu dalam personil yang dulu 10 orang dan kini menjadi 6 orang,hingga perubahan dalam segi musikalitas yang sedikit lebih berbeda.Dan ini wawancara MAVE  dengan mereka mengenai album baru dan arah musik mereka sekarang, yang ditemui di belakang stage saat merekatampil di Bali bulan lalu.

angsa-dan-serigala

Hallo Angsa & Serigala selamat datang di Bali ya..

Ini pertama kali nya kalian perform disini ya? bagaimana kesan nya?
Haloo Mave.. Yup! Ini pertama kalinya kita perform di Bali dan kita senang banget bisa tampil disini. Bali selalu istimewa buat kita, selain bisa menghibur, kita bisa bisa liburan juga hahaha…

Dari 10 orang sekarang menjadi 6 orang, ada perubahan apa di tubuh band ini?
Ini hanya sebuah proses yang wajar saja, yang menimpa disetiap band. Dari 4 personil yang keluar mereka punya kesibukan yang lebih penting. Diantaranya ada yang sekolah keluar, ada yang nikah trus ada yang kerja juga. Jadi yang tersisa di band ini hanya orang-orang yang ingin fokus saja dalam bermusik.

Selain perubahan personil, Angsa & Serigala juga mengalami perubahan arah musikalitas, seperti apakah musik A&S sekarang?
Ya bener.. Kita hanya ingin memberi sesuatu yang beda saja, yang lebih segar terdengarnya, lebih berwarna, tapi benang merah nya masih ada. Seperti masih ada suara terumpet dan liriknya juga masih berbahasa Indonesia.

Sebelum mengeluarkan album kedua yang katanya bakal rilis awal tahun 2015, A&S baru saja mengeluarkan single “Dua Harmoni”. Nyeritain tentang apa sih lagu ini?
Lagu itu menyeritakan tentang sebuah imajinasi dua orang pasangan yang ingin bersatu tapi tidak bisa disatukan. Hanya sebuah imajinasi saja sih sebenarnya.

Di single “Dua Harmoni” terasa banget suara keyboard dan squencer sangat mendominasi, apakah lagu-lagu di album yang akan keluar ini akan lepas dari pengaruh band Beirut dan Arcade Fire seperti di album pertama?
Untuk album baru yang akan di rilis, kita mencoba untuk keluar dari sterotip orang-orang yang melabeli musik kita seperti itu. Jadi, di album baru yang akan keluar nanti, kita mencoba bereksperimen ide-ide baru dari setiap personil untuk mencampurkan lagu-lagu yang ada di album pertama dengan lagu yang kita sukai, biar lebih lebih berwarna. Sedikit contohnya seperti di lagu “Dua Harmoni” yang menambahkan sedikit unsur upbeat dan elektro.

Kasih bocoran dikit dong, akan seperti apa album baru kedua kalian?
Masih rahasia dong. Pokoknya surprise, lihat saja nanti hehe..

Tidak ada niat untuk membuat vinyl untuk album baru nya nanti?
Kayaknya tidak, kita belum kepikiran kesitu. Hanya sebuah standard CD saja yang akan kita produksi. Dan kalau berbicara tentang vinyl sendiri, menurut saya pribadi Araji, kembali lagi ke sebuah pertanyaan, berapa banyak sih yang akan beli sebuah vinyl Angsa & Serigala? Nah, kalau menurut saya belum banyak yang akan melakukan seperti itu. Mungkin itu alesan nya.

Sekarang dokumentasi sangat penting bagi sebuah band, apa arti dokumentasi bagi kalian?
Penting banget. Itu seperti sebuah history untuk di jadikan seperti library. Menjadi bahan evaluasi buat kita juga. Dan lebih tepatnya, dokumentasi adalah sebuah proses perjalanan dari sebuah band.

Instagram / Path ?
Instagram doong!

Okay last words.. Mumpung sekarang kalian lagi di Bali neh. 3 kata menggambarkan tentang Bali?
– Danny : Keren, santai, asyik.
– Araji: Nggak, mau, balik.
– Vicky: Nyaman, liburan, seksi.
– Arditya: Panas, seni, surga.
– Meyga: Panas, Eksotis dan fantastis
– Vidi: Surga, magic dan unik.


Related Blogs

    Share