sos

Satu dari beberapa band post hardcore di Bali. Symphony Of Silence atau biasa di singkat SOS salah satu band yang masih bertahan dan terus berkarya untuk menunjukan visi mereka memajukan skena musik di Bali. Dengan tenggang waktu yang tidak terlalu lama dari album pertamanya, anak-anak SOS sudah merampungkan album keduanya dengan cepat. Ini dia interview  dengan SOS yang dijawab langsung oleh sang frontman dari band ini Herry. Cekidot.

Halo SOS apa kabar? lagi sibuk dengan album keduanya yah?

Halo Mave, yaps kita lagi berkutat dengan album ke 2 nih, doain lancar yah :p

Sudah sejauh mana album keduanya ini?

Untuk album ke 2 kita kebetulan sudah release, sekarang tinggal proses promosi ke publik aja.

Dari album pertama ke album kedua jaraknya tidak terlalu jauh. Ini membuktikan bahwa produktivitas dalam berkarya kalian tinggi banget. Apa yang membuat kalian semangat merampungkan album kedua ini?

Ya, kita bersyukur sejauh ini bisa buat progress dengan karya-karya kita. Kita bisa ngumpulin materi untuk album selanjutnya karena kita pengen buat sesuatu yang berkelanjutan. Juga menunjukkan visi kita buat ngemajuin musik di Bali. Selain itu kebetulan juga ada sarana, kita ada recording studio yg mendukung, jadi memudahkan untuk menyelesaikan materi album kedua ini.

Pendewasaan apa yang membedakan album pertama dengan album kedua?

Haha kalau dibilang pendewasaan sih sebenarnya masih ‘tahap’, tapi yg membedakan itu ada di aransemen, variatif dan tingkat kesulitannya. Kita tetap pertahanin vocal dan scream, karena juga pengen mempertahankan karakter itu dari awal.

Tema apa saja yang kalian angkat di album ini?

Lingkungan (alam), Global dan sosial (perang dan bencana), dan konflik (internal dan external).

Band siapa saja yang mempengaruhi selama kalian membuat album ini?

Masih seperti dulu, Killswitch Engage, As I Lay dying, Avenged Sevenfold. Tapi di album ini juga ada referensi tambahan, seperti The Devil Wears Prada & Captain Jack.

Apakah puas dengan hasil rekaman kalian di album kedua ini?

Puas, sound kita sudah ada peningkatan. Tidak hanya dari segi alat, tapi juga selera.

Kalau disuruh milih, kualitas musik yang bagus apa kualitas lirik yang kuat?

Untuk saat ini, kita berusaha untuk buat lirik yg kuat. Supaya bisa lebih mudah nyampein pesan ke audience.

Apa strategi kalian untuk memasarkan album barunya nanti yang akan keluar?

Yang pertama strategi kegigihan hehe.. Kita berusaha jualan semaksimal mungkin dulu. Untuk promo, tentunya social media harus kuat, memperlebar channel, trus mungkin dari mulut ke mulut juga sih. Nanti juga rencana nya ada family gathering kecil-kecilan, semacam base untuk teman-teman yang suka dan apresiasi dengan karya-karya kita.

Setelah album barunya ini keluar, apa rencana band ini selanjutnya?

Planning kita tentunya tetep memperkenalkan ke publik, mungkin kalo ada jalan kita target nembus luar Bali, tour dan juga pastinya meneruskan tradisi album kita, ketiga, keempat, mudah-mudahan sampe ke seratus hehehe.

Okay, last words ?

Jangan pernah menyerah dan putus asa, selalu ingat dengan bumi yang dipijak, usaha yang keras tidak akan mengkhianati. Karena menurut kami, mimpi adalah bibit dari sebuah pohon, Di siram setiap hari dengan usaha yang keras dan hal-hal yang positif. Percaya! suatu saat nanti bibit itu tumbuh berbunga dan berbuah.

Oh, iya. Buat yang berminat dengan album baru kita silahkan kontak : 083114354981 / 081239654175. Thanks alot untuk Mave yang sudah mau interview kita :)

www.reverbnation.com/sosbali
www.twitter.com/SOSbali


Related Blogs

    Share