mound

 

Skena musik Bali sedang menggeliat oleh gempuran jenis musik heavy rock yang sedang berkembang pesat akhir-akhir ini. Termasuk salah satunya MOUND yang melaju pesat mengeluarkan sebuah EP yang baru saja dirilis, berisi 6 lagu dengan judul album The Four Fundamental States of Matter. Empat pemuda ini menceritakan kepada Mave bagaimana proses pembuatan albumnya ini digarap dan bagaimana pendistribusian ini mereka jalani. Okay, ini dia interview Mave dengan band yang baru-baru ini menjalani mini tour nya ke Solo. Cekidot!

 

Haloo apa kabar MOUND ? Bagaimana tour Solo kemarin ?
Tour-nya sangat mengesankan, banyak dapet pengalaman dan pelajaran di luar dugaan baik dari sesama musisi dan vibes dari karakteristik Kota Solo-nya sendiri. Antusiasme penonton di Solo juga seru banget!

Sebelum bertanya lebih jauh, boleh diceritakan dong buat yang belum tau, bagaimana sejarah dan band ini terbentuk?
Kalau kita bertiga dari Adyt, Ijal dan Kupid sudah lama kenal sebelumnya. Kita baru kenal Owen sejak 5 tahun lalu. Akhirnya kita sepakat untuk membentuk band tahun 2015, karena kemiripan dari selera musik kita sampai nemu kesatuan karakter dari kita berempat. Trus ngalir gitu aja sampai sekarang dan berbuah mini album.

Apa arti sebenarnya nama MOUND itu ?
Dalam arti kata, MOUND itu gundukan atau bukit. Kita berusaha mendaki untuk bisa melihat secara lebih luas dari yg lain. Ingin mencapai ketinggian untuk melihat dan menginterpretasikan kehidupan dari perspektif kita sendiri melalui karya-karya musik. Ketinggian itu juga bukan dalam arti literal, tetap berusaha membumi dan ngga melupakan jati diri kita sebenarnya.

Oh iya bagaimana proses pembuatan EP album kalian ?
Awalnya kita iseng-iseng aja garap materi lagu, akhirnya keterusan. Eh ngga taunya udah jadi aja 6 lagu. Akhirnya kita sepakat untuk mengemas semuanya ke dalam sebuah EP.

Ada berapa lagu di mini album nya ?
Total dari mini album ini sih ada 6 lagu.

Nyeritain tentang apa sih lagu-lagu di albumnya ?
Kita lebih nyeritain tentang pola pikir. Tentang bagaimana pemikiran dengan berbagai perspektif dari sesuatu yang kompleks juga di dalam sebuah realitas. Udah keliatan serius belum? Hahaha~

Apa makna nama judul EP album The Four Fundamental States of Matter ?
Angka 4 itu adalah kita berEmpat yang divisualkan oleh Plasma, Gas, Liquid, Solid. Lalu kita mencoba menjelaskan tentang bagaimana masalah citra penilaian dapat mempengaruhi pola pikir, bahkan memanipulasi pemikiran tentang suatu realitas.

Seberapa penting rilisan fisik bagi kalian ?
Buat kita, rilisan fisik ibarat arsip atau bukti dari suatu proses kreatif. Bagaimana buah karya musisi di dalamnya bisa diperdengarkan dan bersinergi pula dengan visualisasi dari cover albumnya secara riil. Jadi, dari situ kita bisa menginterpretasikan keutuhan konsep dari karya kita. Rilisan fisik juga bisa dibilang sebagai media apresiasi untuk publik ataupun sesama musisi untuk mendukung kelangsungan karir dari musisi tersebut.

Di Bali sekarang ini sudah mulai banyak band baru keren bermunculan
dengan genre rock/heavy rock/stoner rock, bagaimana kalian melihatnya?
Waah.. kita antusias banget sih. Semakin banyak beragam eksplorasi terjadi semakin baik kedepannya. Hal itu tetep jadi sebuah perkembangan, apapun hasil yang diraih.

Apa rencana kalian dalam waktu dekat ini ?
Kita masih usaha dalam hal publikasi. Semoga kita bisa fokus ditengah-tengah sibuknya pekerjaan dan bisa launching mini album dalam waktu dekat. Doain aja semoga lancar :)

Okay, last words ?
#TriptotheMound

 

Instagram : moundmusic

moundmusic.bandcamp.com

all teks Adamxhole photo courtesy of Mound

Related Blogs

    Share