penjurian pemenang-lomba-mewarnai pemenang-juara-umum-cupang foto-bersama-panitia cupang-yang-dikonteskan

Kenalkan Ikan Sejak dini sebagai bentuk Pengabdian, Karamba FPIK Unpad Gelar INTECHNOCULTURE

Komunitas Mahasiswa Budidaya (Karamba) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Padjadjaran berkolaborasi dengan Parahyangan Betta Community (PBC) menggelar kegiatan “Betta Contest” yang setiap tahun diadakan.  Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ikan cupang serta memberikan tempat untuk para hobis ikan cupang untuk unjuk gigi. Tahun ini merupakan kali ketiga kegiatan ini diadakan, tema pada tahun ini adalah intechnoculture. Intechnoculture adalah singkatan dari inovation technology aquaculture dimana kegiatan ini terdiri dari berbagai macam acara yaitu seminar nasional, lomba mewarnai, dan kontes cupang.

Kegiatan yang bertujuan mempererat jalinan kerjasama antar penggemar ikan cupang ini, memberikan pemahaman terhadap masyarakat mengenai ikan cupang karena kebanyakan masyarakat masih menganggap bahwa ikan cupang hanya untuk diadu tanpa dilihat dari keindahannya. Kegiatan ini merupakan acara kedua dari intechnoculture yang sebelumnya adalah “Seminar Nasional” yang diadakan pada tanggal 15 November 2016 di Balai Santika  Universitas Padjadjaran, kemudia dilanjutkan acara berikutnya yaitu “Lomba Mewarnai Ikan Cupang” yang diselenggarakan di Lapangan Bulutangkis Bale Santika Universitas Padjadjaran pada tanggal 18 November 2016. Acara ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari siswa-siswi SD kelas 1 dan 2, terbukti dari banyaknya jumlah peserta yang mendaftar yaitu mencapai 170 siswa-siswi dari Bandung dan Jatinangor, kegiatan ini ditutup dengan acara “Betta Contest” yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 November 2016 di Lapangan Basket Bale Santika Universitas Padjadjaran. Kontes ini berskala nasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai kota diseluruh Indonesia. Total ikan cupang yang dikonteskan mencapai 734 ekor.

“Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dan tidak hanya sebatas kontes ikan cupang saja tetapi ikan hias yang lain, sehingga masyarakat bisa membudidayakannya dan membantu perekonomian masyarakat Jatinangor”, ujar Rizki Sopiana selaku warga Jatinangor.

Kegiatan yang bertujuan mempererat jalinan kerjasama antar penggemar ikan cupang ini, memberikan pemahaman terhadap masyarakat mengenai ikan cupang karena kebanyakan masyarakat masih menganggap bahwa ikan cupang hanya untuk diadu tanpa dilihat dari keindahannya. Kegiatan ini merupakan acara kedua dari intechnoculture yang sebelumnya adalah “Seminar Nasional” yang diadakan pada tanggal 15 November 2016 di Balai Santika  Universitas Padjadjaran, kemudia dilanjutkan acara berikutnya yaitu “Lomba Mewarnai Ikan Cupang” yang diselenggarakan di Lapangan Bulutangkis Bale Santika Universitas Padjadjaran pada tanggal 18 November 2016. Acara ini mendapatkan antusiasme yang tinggi dari siswa-siswi SD kelas 1 dan 2, terbukti dari banyaknya jumlah peserta yang mendaftar yaitu mencapai 170 siswa-siswi dari Bandung dan Jatinangor, kegiatan ini ditutup dengan acara “Betta Contest” yang diselenggarakan pada tanggal 17-18 November 2016 di Lapangan Basket Bale Santika Universitas Padjadjaran. Kontes ini berskala nasional yang diikuti oleh peserta dari berbagai kota diseluruh Indonesia. Total ikan cupang yang dikonteskan mencapai 734 ekor.

“Diharapkan kegiatan ini berkelanjutan dan tidak hanya sebatas kontes ikan cupang saja tetapi ikan hias yang lain, sehingga masyarakat bisa membudidayakannya dan membantu perekonomian masyarakat Jatinangor”, ujar Rizki Sopiana selaku warga Jatinangor.

 

INSTAGRAM : @karambaunpad

Related Blogs

    Share