ARTWORKK

Duo asal Semarang, Hypop, mengeluarkan single pertamanya yang berjudul “Sun” dalam bentuk video klip (14/12). Duo yang mengambil genre vintage pop ini terdiri dari Isa (gitar) dan Destria (vocal). Mereka mengambil nama Hypop yang merupakan kependekan dari istilah Hypophrenia, sindrom yang menyebabkan seseorang merasa sedih dan emosional secara mendadak tanpa alasan jelas. Sindrom inilah yang seringkali jadi pemicu kegelisahan mereka untuk menghasilkan karya.

Sun“, single pertama mereka, menceritakan kisah duka seseorang yang ditinggal mati oleh sahabatnya. Destria, menjelaskan, manusia seringkali angkuh, sibuk mengejar kehidupan, karir, atau ambisi dan melupakan orang-orang terdekat karena menganggap semua akan tetap sama. Lagu ini menggambarkan rasa duka dan penyesalan seseorang yang sebelumnya angkuh, karena ia harus menghadapi peristiwa kehilangan yang dialami tanpa disangka-sangka dan tiba-tiba, sebelum akhirnya ia belajar untuk lebih berserah dan melepas keangkuhannya dalam menjalani hidup.

Selain itu, judul “Sun” diambil karena matahari menjadi kunci perubahan suasana sekaligus simbol kebahagiaan dalam cerita lagu ini. Lebih jelasnya hal ini terungkap dalam lirik “Mentari di ufuk telah meletih, tenggelam bersamamu,” yang menggambarkan redupnya kebahagiaan saat mengetahui sang sahabat meninggal, dan lirik “Jeritku tak menggapainya dan hilang ditelan malam” yang menggambarkan suasana duka dan hilangnya harapan untuk meraih sahabatnya kembali.

================================================================================================================

For more information:

Instagram: @hypop.music

Related Blogs

    Share