helenss

Berawal dari  keisengan jamming di SMA untuk mengisi acara pensi, akhirnya terbentuklah Hellens pada tahun 2014. Band yang beranggotakan Larasati Nugraha (Voc),Ary Gunaryono (Keyboard), Andrian Garibaldi (Bass), Satria Rizky (Lead Guitar), Igar Adriansyah (Rhythm Guitar), Maulana Akbar (Drum) mengusung jenis musik shoegaze yang didominasi riff-riff rhythm yang sangat kaya unsur noise dan efek ‘fuzzbox’ serta vokal yang tenang namun cenderung gloomy membawa kita seakan-akan terhanyut dalam awang-awang saat mendengarkannya.

Pemilihan nama Hellens mungkin bisa dikatakan sangat spontan, berawal dari keinginan memiliki sebuah group band dengan huruf depan “H” maka terciptalah Hellens “ Sebenarnya ga ada maknanya sih Hellens, cuma waktu itu kita lagi pengen aja punya band nama depannya H. Kebetulan temen kita lagi dengerin lagu Lush yang judulnya Hey Hey Helen, yaudah spontan aja kita ambil nama dari situ” ujar Ary seusai perform di House of Terror Yogyakarta.

Terinfluenze oleh shoegaze 90’s seperti slowdive,  My Bloody Valentine, dan Ride membuat sounds yang disajikan kental dengan unsur british. Lirik lagu sendiri sebagian besar bercerita mengenai pengalaman pribadi serta keseharian mereka, namun tetap dipadukan dengan unsur imajinasi.

helens

Pada record store day tahun 2016 lalu, Hellens resmi merilis mini album  bertajuk “Distancia EP” dibawah bendera label Gerpfast Kolektif. EP tersebut dirilis dalam format fisik berbentuk kaset yang berisi 6 lagu diantaranya Distancia ,Losing Distance, Hesitancy, Fadeaway, Spacelight , dan terakhir bonus track yaitu Losing Distance (old version).

Untuk project terdekat Hellens berencana merilis sebuah album. Sedikit bocoran, beberapa lagu terbaru dari mereka sudah bisa kalian nikmati portal musik digital soundcloud.

================================================================================

Hellens    

Soundcloud      : officialhellens

Instagram        : hellens.id

Teks                   : Bayu Suardi

Related Blogs

    Share