ArtworkThe Panturas kali ini muncul dengan Gurita Kota–sebuah analogi yang tepat untuk menggambarkan bis-bis butut berasap pekat yang masih merajai jalanan banyak kota di Indonesia.

“Gurita Kota sebenarnya bercerita tentang pengalaman saya ditabrak oleh Metro Mini di Jakarta. Saya membayangkan kalau jalanan ini adalah lautan, Bus/Metro Mini itu akan berperan sebagai Gurita: makhluk besar yang mengeluarkan tinta hitam untuk melawan musuhnya,” ujar Surya Fikri Asshidiq, sang kapten penabuh drum di The Panturas, yang juga menjadi penulis lirik di lagu ini.

Banyak kawan-kawan yang akan setuju, bahwa perpaduan lirik dari Surya dan musik dari Abyan Zaki (Gitar/Vokal) serupa perpaduan antara Yoni dan Lingga. Saling melengkapi, dan jika dilakukan dengan benar, akan bereproduksi dan menghasilkan sesuatu: dalam hal ini, sebuah lagu yang brilian. Dapat diakui bahwa Acin, panggilan akrab dari Abyan Zaki, adalah salah seorang song-writer yang jenius (dan saya iri akan itu!). Hal ini terbukti di Gurita Kota: sebuah lagu dengan hook-hook penuh tinju serupa uppercut dari Manny Pacquiao. Dan tinju- tinju tersebut ditambah lagi dengan pukulan telak dari lirik Kuya yang penuh metafora jenius.

“Dia belah udara/ Mulai menantang Musa dengan tongkatnya,” tulis Kuya, yang dinyanyikan oleh Acin yang dalam lagu ini sedikit mengingatkan saya pada karakter vokal Iwan Fals pada masa mudanya. Oh, betapa pintarnya Kuya menuliskan lirik yang sangat relatable dengan keseharian kita, tapi dikemas dengan cara paling jenaka. Dan penulisan lirik Kuya, makin meningkat saja tiap waktunya, sejak dari masa Teenage Pinocchio, band Kuya dan Rizal Taufik (gitar/beking vokal) pada masa SMA.

Diluar itu, masuknya Bagus Patria alias Gogon sebagai pembetot bass juga adalah salah satu hal yang cukup membuat perubahan. Sebagai frontman dari grup orkes asusila, cukup mengejutkan bahwa ternyata Gogon adalah orang yang tepat untuk mencabik-cabik bass di kelompok musik surf yang tak seorang pun didalamnya bisa bermain selancar ini. Kalau tidak percaya, coba saja dengarkan menit 1:33 di lagu ini. Atau jika belum jelas, kalian harus menonton mereka secara live. Percayalah, menonton mereka secara langsung adalah salah satu hal yang akan memberikan kalian sebuah pengalaman musikal yang intens.

Akhirulkalam, jika kalian menyukai betapa panasnya lagu Fisherman’s Slut, maka mendengarkan Gurita Kota adalah satu hal yang wajib kalian lakukan. Karena lagu ini lebih bajingan lagi! Dan jangan dulu bersedih hati karena menginginkan lagu lain, album mereka sedang dalam pelayaran dan akan segera berlabuh dalam waktu yang tak lama lagi.


Related Blogs

    Share