gbk1

Tak dianggap, tak dihiraukan, hanya dilihat sebelah mata; Hanya takut pada polisi hanya takut pada razia; Buta warna, buta aturan, semua dilibas seenak saja

Penggalan lirik lagu Grup Besar Kecil (GBK) berjudul Kata Lampu Merah, bercerita tentang keresahan lampu merah melihat pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi di kota-kota besar yang seharusnya menjadi cerminan manusia beradab. Sungguh ironi melihat warga perkotaan yang sudah terbiasa menerobos lampu merah, satu hal kecil yang menjadi simbol bahwa kita yang berpendidikan pun bisa saling sikut merebutkan hal yang bukan milik kita. Bukankah hal-hal besar itu timbul dari hal yang kecil?

Lampu merah adalah rambu, bahwa setiap orang pasti dapat giliran, tapi kadang kita tidak sabar dan rela menghalalkan segala cara untuk menerobos antrian. Nurani kita bisa saja sadar bahwa yang kita lakukan itu salah tapi melihat orang lain pun melakukan hal yang sama kita akhirnya merasa segala sesuatunya baik-baik saja. Keresahan yang dirasakan lampu merah pun mungkin juga kita rasakan, kita mungkin sadar bahwa ada yang salah dalam kehidupan bermasyarakat kita namun bingung harus memulai dari mana untuk memperbaikinya hingga akhirnya kita pun hanya bisa mengeluh dalam hati.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @grupbesarkecil


Related Blogs

    Share