pine-away-01Ketika dihadapkan dengan kondisi yang tidak jelas arahnya, kita cenderung menerka-nerka hasil apa atau bagaimana yang akan didapatkan. Kita—sebagai manusia tak jarang menaruh ekspektasi yang tinggi untuk apa yang akan diraih. So, what if the results aren’t what you expected? Hancur—tentunya. However, acceptance is the key to be truly free. Hal inilah yang mendasari Grief. untuk mengejawantahkan kondisi tersebut ke dalam “Pine Away”. Melalui “Pine Away” Grief. mencoba menyarankan kita untuk menerima ekspektasi yang tidak terwujud tersebut. Setelah mencoba menerima kondisi tersebut, kita akan berpikir lebih positif—yang kemudian akan memacu kita untuk mengapresiasi kegagalan itu.

Sebelum kita berpikir “Apa yang salah?” ada baiknya kita berpikir “Apa yang didapatkan dari kegagalan ini?”. Dibandingkan dengan lagu-lagu sebelumnya, “Pine Away” dinilai lebih ‘gelap’ secara aransemen dan lirik. Dalam penggarapan “Pine Away”, Grief. menggandeng musisi asal negeri jiran—Malaysia, Shahril Redzwan dari Transitions untuk mempertegas rasa dari lagu ini. Lirik “Pine Away” ditulis penuh oleh Danny Supit (vokalis) dan Shahril Redzwan yang kemudian digarap penuh secara DIY. Single “Pine Away” dipilih Grief. sebagai track pembuka dari double single yang akan dirilis dalam waktu dekat.

=======================================================================================

For more info

Instagram: @grief.hardcore


Related Blogs

    Share