1Setelah berkolaborasi dengan Sundaypop Records dan Stereo Dept Music dalam project video Living Room Music, akhirnya Good Morning Breakfast mengeluarkan EP perdananya yang bertajuk “a Story of James and Nina” dibawah naungan

Sundaypop Records. EP ini telah dirilis pada tanggal 10 Mei 2016 dalam bentuk kaset yang dibalut dengan konsep mixtape, yang marak pada tahun 90an. Kaset yang diangkat sebagai bentuk EP Good Morning Breakfast ini ditujukan untuk membangkitkan kembali nostalgia sekaligus mengingatkan kembali bahwa mixtape sendiri secara fundamental berbentuk kaset. Konsep yang ditawarkan sebagai mixtape ini ditunjukkan melalui track-track didalamnya yang dimixing dan mastering oleh studio-studio yang berbeda, karena mixtape pada tahun 90an biasanya berisikan lagu-lagu dari band-band yang berbeda, yang notabenenya memiliki kualitas sound mixing dan mastering yang juga berbeda satu sama lain.
“The Story of James and Nina” yang menjadi tajuk dari EP ini menceritakan mengenai sepasang kekasih yang saling mencintai satu sama lain, dimana dalam sebuah kisah cinta pasti terdapat kisah manis dan juga komplikasi yang menentukan apakah cinta itu sendiri dapat bertahan atau sebaliknya. Begitu halnya dengan proses yang dialami oleh sebuah band, terkadang personil ataupun individu-individu yang menangani band tersebut dapat datang dan pergi, dan pada akhirnya yang sejatilah yang dapat bertahan hingga mencapai kesuksesan, seperti yang dialami oleh Good Morning Breakfast yang telah berulang kali berganti personil. Pada akhirnya dalam suatu kumpulan manusia, baik itu dalam berbentuk band, pacaran, komunitas, atau bentuk-bentuk lainnya dapat menjadi sebuah kisah yang terkenang dalam benak individu-individu yang mengalaminya.
EP “The Story of James and Nina” ini akan menyajikan 6 lagu yang sama dalam 2 side mixtape, yang berbeda hanya sajian songlist ditiap side-nya, yaitu Side James dan Side Nina. Masing-masing side merepresentasikan dua sisi berbeda dari konstruksi sosial yang cenderung sexist mengenai dunia laki-laki dan dunia perempuan. Side James merepresentasikan mengenai dunia maskulin yang dipenuhi oleh kecenderungan untuk mengambil keputusan dan berargumen secara logika. Di sisi lain, Side Nina merepresentasikan dunia feminine yang cenderung mengedepankan perasaan. Hal ini ditunjukkan dari pemilihan setlist lagu dalam masing-masing side yang melambangkan bagaimana seorang laki-laki dan perempuan dalam membuat mixtape berdasarkan dari konstruksi sosial tersebut. Selain itu, hal ini juga merupakan kritik terhadap generalisasi dunia maskulin dan feminine yang didiferensiasi, bahwa kita berada dalam masyarakat sosio-kultural yang dikonstruksi secara sosial.

Word: @rizkidz
EP Cover by:
Photography by Bambang Adhitya
Design & Artwork by Girindra Chairil

Best regards,
Sundaypop Records

Preview tiap side tersaji di channel youtube sundaypop records:
YOUTUBE CHANNEL
Link iTunes:
iTUNES
Link Deezer
DEEZER

2

The Story Of “Good Morning Breakfast”

‪Keenam personel Good Morning Breakfast (kidz, raden rully, palpov kinski, bambang adhitya, ismet hafiz alim dan lovely inna) ini adalah perwujudan dari apa yang disebut dengan Britpop. Fun, ceria dan selalu ingin berbagi kebahagiaan dengan Mengubah lagu-lagu rock secara cemerlang menjadi catchy penuh antusias.‬‬‬‬‬‬‬‬‬

Good Morning Breakfast yang dibentuk pada tahun 2009 di kota Cirebon ini, terpengaruh band – band Britpop era 90-an dengan menawarkan tema cerita mengenai dua sisi kehidupan melalui lagu-lagunya, baik itu tentang alam semesta, tema – tema unik tidak biasa, tidak lupa mengangkat tema generik tentang harmoni dan cinta yang dilematis dikemas secara lugas tanpa basa basi.‬

‪Pada 10 mei 2016 Mereka merilis EP “a Story of James and Nina”. ‪Layaknya sebuah kisah klasik perjalanan sebuah band, berkali-kali berganti personil pun juga telah mereka lalui.‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬
‪‬‬‬‬‬‬‬‬‬
Diawal tahun 2014, mereka memutuskan untuk tetap berkarya dengan formasi 4 personil, Palpov (vocal), Ismet (bass), Raden Rully Purnomo (keyboards) dan Lovely Inna (drums). Hingga pada pertengahan tahun 2014, mereka mengajak 2 gitaris dengan latar belakang berbeda untuk bergabung, yakni Bambang Adhitya (gitar & lapsteel) dengan nuansa rock n’ roll-nya dan Rizky (gitar) yang lebih akrab dipanggil Kidz —karena menjadi personil paling muda— dengan pengaruh rock era 70an ikut berkarya bersama mereka.

‪Dengan mengemas kembali sound – sound Britpop era 90an di single “Selfish” , Good Morning Breakfast ingin mengajak kita mengenang masa keemasan Britpop.‬‬‬‬‬‬

‪‬

Email: sundaypoprecords@gmail.com
Twitter & Instagram : @gmb_official
Path: Goodmorningbreakfast
Line: @quj9983w

Contact:
Call/sms/WA
082217174346 (Irfan)


Related Blogs

    Share