good-france-(1) good-france-(2) good-france-(3) good-france-(4) good-france-(5) good-france-(6) good-france-(7) good-france-(8) good-france-(9) good-france-(10) good-france-(11) good-france-(12) good-france-(13) good-france-(14) good-france-(15) good-france-(16) good-france-(17) good-france-(18) good-france-(19) good-france-(20)

Institut Prancis di Indonesia (IFI), Alliance française Bali, dan Kedutaan Besar Prancis di Indonesia bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia Prancis (IFCCI) kembali menggelar rangkaian acara festival internasional cita rasa Prancis Good France secara serentak pada 21 Maret 2017 di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali.

Menteri Luar Negeri dan Pembangunan Internasional Republik Prancis Jean-Marc Ayrault mengatakan, “Pada 21 Maret, chef berbakat di berbagai negara akan menyajikan hidangan yang mencerminkan keunikan dan keberagaman cita rasa Prancis. Good France menjadi momentum kita untuk bersama-sama mengapresiasi cita rasa khas Prancis yang menjadi warisan budaya sekaligus identitas serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya yaitu semangat berbagi, kebersamaan, kebahagiaan untuk berkumpul dan menyantap hidangan yang sehat!”

Tradisi gastronomi Prancis adalah sebuah ritual khas Prancis. Dalam tradisi tersebut terdapat pakem-pakem tertentu, yaitu rangkaian makan yang dimulai dengan aperitif atau menu penggugah selera, kemudian dilanjutkan dengan makanan pembuka, lalu ikan atau daging dengan sayur-sayuran, keju dan makanan penutup. Dekorasi meja dan bahasa tubuh (membaui dan menyicipi makanan yang dihidangkan) adalah pelengkap ritual.

Sebagai warisan budaya dan identitas mereka, masyarakat Prancis mengganggap tradisi gastronomi sebagai elemen penting. Tradisi makan-makan tersebut telah lama menjadi praktik sosial yang biasa mereka lakukan untuk merayakan momen-momen penting dalam hidup, seperti pernikahan dan ulang tahun. Praktik tersebut mempererat hubungan antar individu, baik teman maupun keluarga, dengan menekankan aspek berbagi dan kebersamaan.

Di Indonesia, Good France hadir di 4 kota; Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Bali dengan total 36 restoran partisipan dengan konsep variatif; bistro, kontemporer dan haute gastronomie yang menawarkan menu beragam.

Di Jakarta, 19 restoran siap berpartisipasi pada malam perayaan cita rasa Prancis Good France 2017; Anigre, Bistro Baron, Branché Bistro, Chili Cool, Garçon, Immigrant Dining, Le Monde au Balcon, Lyon, Amuz Gourmet, Monty’s, Orient 8, Porto Bistreau Jakarta, Porto Bistreau Tangerang, Sea Grain, The Wine Cellar, Olivier, Emilie, AMKC dan Nusa Gastronomy.

Di Bandung, restoran Bilbao, Hilton Bandung-Fresco, Streats Ibis Styles Bandung Braga, OOPEN dan Purnawarman turut memeriahkan perayaan citarasa Prancis dengan suguhan istimewa. Sementara itu tiga restoran di Kota Gudeg, yaitu LokaLoka Bistro, Mediterranea dan Paprika (The Phoenix Hotel) akan merayakan Good France pada tanggal 21 sampai dengan 26 Maret mendatang, dari siang hingga malam di Jogja istimewa! Di Surabaya, 3 restoran akan berpartisipasi menyuguhkan menu spesial Good France; Citrus Lee, The Consulate dan Vis à Vis-JW Marriot Surabaya.

Sementara di Bali, menu khusus citarasa Prancis akan disuguhkan di 6 restoran : (1) Capris Beachfront Bar & Restaurant – The Royal Beach Seminyak Bali, (2) CasCades Restaurant – Viceroy Bali, (3) Cut Catch Cucina – Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort, (4) Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort, (5) Mozaic Restaurant, dan (6) Teatro Gastroteque.

Jika tahun lalu Good France di Bali menyertakan 5 restoran, maka tahun ini ada 6 restoran yang akan berpartisipasi dalam acara ini dengan menyajikan menu khusus kuliner Prancis dan perpaduan dengan teknik dan bahan lokal pada 21 Maret secara serentak. Konferensi Pers Good France Bali 2017 dilaksanakan di Spice by Chris Salans Restaurant, yang terletak di lantai 1 Hotel Maison Aurelia Sanur. Konferensi Pers kali ini dihadiri oleh 5 dari 6 Chef dari restoran yang berpartisipasi : Chef Gede Sujana dari Capris Beachfront Bar & Restaurant The Royal Beach Seminyak Bali,  Chef Nic Vanderbeeken  CasCades Restaurant Viceroy Bali Resort, Chef Christophe Depuichaffray dari Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort, Chef Chris Salans dari Mozaic Restaurant, Chef Maxie Millian dari Teatro Gastroteque. Chef Gilbert Daine dari Cut Catch Cucina SOFITEL Nusa Dua Bali kebetulan tidak bisa hadir pada konferensi pers.

Memanfaatkan Bahan Lokal

Dalam konferensi pers hari ini, para chef memperkenalkan sajian yang akan mereka hidangkan untuk memeriahkan Good France pada tanggal 21 Maret mendatang. Sebagian besar Chef menyajikan makanan yang dikombinasikan dengan cita rasa lokal. Menurut Chef Chris Salans dari Mozaic Restaurant, Indonesia adalah negara yang memiliki variasi bahan makanan yang tak terhingga kayanya. Sehingga ia mencoba menemukan resep-resep baru yang ia padukan dengan bahan-bahan khas lokal seperti bongkot, kecombrang, kesuna cekuh, dan lain-lain. Chef Nic Vanderbeeken dari CasCades Restaurant menceritakan bahwa di restorannya 75% bahan masakan adalah bahan lokal, dan 25% diimpor. Namun dalam perayaan Good France ini, Chef Nic ia harus memunculkan makanan Prancis seoriginal mungkin, sebab ini adalah pesta kuliner Prancis, sehingga ia tidak terlalu berupaya untuk memadukan cita rasa lokal. Chef Gede Sujana, sebagai satu-satunya chef berdarah Bali mengungkapkan bahwa di restorannya, ia selalu berupaya menggunakan bahan lokal, namun yang diadaptasi dari Prancis adalah teknik memasaknya. Christophe Depuichaffray Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort juga mengatakan bahwa ia selalu berusaha menggunakan bahan yang ada di Indonesia, walaupun beberapa di antaranya harus dia impor dari luar negeri, seperti dari China, Eropa, dan Australia. Pada sesi tanya jawab seorang wartawan sempat menanyakan tentang menu Foie Gras, makanan khas Prancis yang sedang menuai kontroversi. Hal ini direspon oleh Chef Chris Salans, Chef Christophe Depuichaffray, dan Chef Maxie Millian yang mengatakan bahwa tidak ada pelarangan untuk menu Foir Gras yang adalah sajian lemak angsa favorti di Prancis. Yang dikecam adalah cara beternak angsa yang dianggap kejam. Akan tetapi selama proses pemeliharaan angsa dan juga pengambilan hatinya masih melalui tahap yang sesuai dengan aturan, tidak ada pelarangan.

 

 Capris Beachfront Bar & Restaurant

Restoran yang menjadi bagian dari The Royal Beach Seminyak Bali ini berpartisipasi dalam Good France akan menghadirkan sajian special dari Chef Gede Sujana, satu-satunya Chef asli Bali yang berpartisipasi dalam Good France di Bali tahun ini. Dengan moto “Delivering delectable French culinary classics to the island of Gods”, pada tanggal 21 Maret nanti Chef Gede akan menyajikan Caramelized eschallot tarte tatin sebagai menu pembuka, Salmon en papillote / Duck three ways untuk menu utamanya, dan Chocolate and banana “Dome” sebagai menu penutup.

 

CasCades Restaurant

CasCades Restaurant, sebuah restoran di dalam Viceroy Bali Resort menyertakan Chef Nic Vanderbeeken dalam Good France kali ini. Chef Nic Vanderbeeken terinsipirasi oleh kutipan dari Auguste Escoffier, seorang chef Prancis yang terkenal di akhir abad 19 “La bonne cuisine est la base du véritable bonheur” yang berarti “Masakan yang baik terbuat dari kebahagiaan yang murni.” Pada tanggal 21 Maret 2017 nanti Chef Nic akan menghidangkan 3 babak menu Beef tartar, Rock Lobster “Cardinal” / Short Rib “Bourguignon”, rucola salad with raspberry vinaigrette, dan Gratin au fruit “Local” au sabayon coco. Local Fruit gratin with a sabayon infused with coconut liquor. Bagi Chef Nic hidangan-hidangan Good France yang akan dia sajikan nanti adalah “A reflection of my happiness in cooking, a challenge above cooking innovation, and a present to your expectations and love to flavours.” atau “Sebuah refleksi dari kesenangannya dalam memasak, sebuah tantangan melebihi inovasi memasak, dan sajian bagi harapan dan cinta para konsumen pada cita rasa”.

 

Cut Catch Cucina

Tahun ini adalah tahun ketiga bagi Cut Catch Cucina – SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort untuk berpartisipasi dalam Good France. Chef andalannya, Gilbert Daine yang ahli dalam meramu masakan Europa Modern, Prancis, Spannyol, Maroko dan Jepang tahun ini akan mempersembahkan masakan yang menghubungkan warisan Prancis dengan rasa dan bentuk lokal Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort. “Kami senang sekali bisa menjadi salah satudari 2000 partisipan di seluruh dunia. Sajian dari kuliner Prancis berkualitas di restoran dan resort peraih penghargaan dunia ini sangat sayang untuk dilewatkan.” ungkap Chef Gilbert Daine optimis. Tahun ini sebagai menu, Chef Daine akan menyajikan L’Amuse-Bouche, hidangan pembuka berupa lemak hati angsa (foie gras) khas Prancis, untuk sajian utama ada pilihan makanan berbahan dasar kerang, lobster, daging sapi, dan keju, yang kemudian ditutup dengan Le Chocolat Blanc, paduan cokelat putih, acar mentimun, lemon jelly, dan dill (semacam bumbu dedaunan khas Eropa).

 

Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort

 

Dalam partisipasinya yang pertama di Good France, Jimbaran Garden Intercontinental Bali Resort bersama Executive Chefnya, Christophe Depuichaffray akan menyajikan kuliner andalan Prancis dengan kombinasi cita rasa dan bahan-bahan Indonesia, mulai dari Foie gras au torchon et mangue sèche de Malangui, dan Brioche cajou et gelee weddang jahe untuk menu pembuka, ada pula Langouste Bambou facon Bourride, Sambal Ulak aioli / Cochon de lait confit aux epices “Base Gede”, dan Cassava a la fourchette et haricots de Bedugul en salad untuk hidangan utama, dan di hidangan penutup ada Sphere de chocolat de Tabanan, Sa mousse parfumee au citron de kafir, dan Blimbing confit. Christophe Depuichaffray juga menghidangkan keju dengan kombinasi rasa nusantara Cheese Brie a la creme de Pandan dan Crouton de baguette de notre Boulanger.

 

Mozaic Restaurant

Restoran yang terletak di Jalan Raya Sanggingan Ubud ini, bersama Chef andalannya Chris Salans akan menyajikan menu-menu Prancis yang dikombinasikan dengan cita rasa Indonesia pada 3 tahap hidangannya. Seperti  hidangan pembuka Bumbu Rujak Indian Ocean Prawns Grilled King Oyster Mushroom, Tropical Fruit and Tamarind Reduction dan Pan Seared Black Cod with Balinese ‘Basa Gede’ Oil Lemon & Turmeric Reduction, Spiced Cauliflower and Laksa Leaf, lalu pada hidangan utama Chef Chris menyediakan beberapa pilihan yakni Rice Husk Smoked Duck Breast and Chilled Foie Gras, Fresh Nutmeg Pericarp, Puree and Gelee and Kintamani Suckling Pork Trio Mamey Sapote Puree, dan Sautee Roquette and Pork Jus. Dan pada hidangan penutup Chris Salans menawarkan Kenari Nut Ice Cream, Kenari Praline, Ras-el-hanout Gel and Longan Berry / Kaffir Lime Chocolate Shell Valrhona Chocolate Espuma, Kaffir Lime Sorbet and Belimbing Wuluh.

 

Teatro Gastroteque

Restoran yang berlokasi di Seminyak ini akan menghadirkan menu-menu yang menggunakan kombinasi bahan lokal yang diolah oleh Chefnya, Maxie Millian. Chef Maxie mendefinisikan menu-menunya sebagai “Kombinasi sempurna dari bahan lokal organik dan premium dengan pelayanan yang sempurna, yang akan mengantarkan konsumen pada makan malam tak terlupakan yang hanya didapat di Teatro Gastrotuque.  Pada keikutsertaannya yang pertama, Teatro Gastroteque akan menyajikan kuliner terkemuka Prancis, hati angsa Foie Gras (Foie Gras “En Terrine, Apple Texture, Brioche) atau Scallop (Cramelized, Burned Leek, Truffle “Sandwich”, Avruga, Lemon) untuk sajian pembuka, lalu pada hidangan utama akan disajikan Sea Bass (Barigoule, Fennel, Saffron) atau Lamb (Braised Shoulder, Cous Cous, Black Garlic, Pea Puree, Rosemary) yang akan ditutup dengan sajian Sweet (Valrhona Chocolate Textures, Lychee, Mascarpone).

 

 

Related Blogs

    Share