GODLESS-SYMPTOMS-PIC1

GODLESS SYMPTOMS adalah salah satu grup Metal Crossover Bandung yang masih konsisten menghasilkan karya yang lebih baik dari sebelumnya, sejak mereka terbentuk dan mulai merilis debut pada tahun 2007. Metamorfosis musik mereka merupakan refleksi dari perjalanan dan pendewasaan, beranjak dari komposisi sederhana crossover metal hingga fusi lintas genre musik ekstrem dari hardcore, sludge hingga thrash metal.

GODLESS SYMPTOMS merilis debut Album yang berjudul “CROSSOVER” yang terdiri dari 2 Sub Genre yaitu THRASH METAL dan HARDCORE. Dipengaruhi dari berbagai Band Old School agresif Anthrax, D.R.I, Napalm Death, Sick of It All, Bad Religion, dan juga band-band lokal seperti Forgotten, Jeruji, Puppen, and Burgerkill, bahkan juga dari Balcony.

Pada tanggal 25 Maret 2012, GODLESS SYMPTOMS merilis Album Studio keduanya yang diberi nama “REVOLUSI DEMOKRASI” diproduksi oleh Toteng (Forgotten) dan direkam di Masterplan Studio, Bandung di bawah label DIY kita yang bernama ‘Die Trying Records’

Dilanjut dengan Album Studio ketiga, “NEGERI NERAKA” yang dirilis pada bulan November 2013 yang direkam di Valhalla Music Studio (Bass Session) dan Red Studio in Bandung. Di dalam proses pengerjaan Album i Negeri Neraka, terdapat pergantian Bass Player kita dari Joe (Terapi Urine) menjadi Lukita (Pitfall, Lose It All).

Akhirnya di tahun 2016, secara resmi mengumumkan personil tetap yang bertahan hingga sekarang dari GODLESS SYMPTOMS adalah BARUZ (Vocal), TOMMY (Guitar), GOESTIE (Drum), and DIKI (Guitar) dan langsung merilis Album Studio ke-4 yang bekerjasama di bawah bendera BLOODS RECORDS Bandung.

ALBUM 4“THE DEAF AND THE WASTED”

GS-FOTO-WITH-FONT

Setelah meluncurkan album live tahun kemarin, mereka kembali masuk studio merekam album terbarunya. Dengan tajuk “THE DEAF AND THE WASTED”, Godless Symptoms menulis sembilan materi yang (kembali) sangat berbeda dan lebih powerful dibanding album-album mereka sebelumnya. Meracik semua pengaruh yang mereka dapatkan pada komposisi-komposisi yang lebih progresif tanpa mengurangi kekhasan dari identitas musik mereka.

Dengan tematik yang tak pernah beranjak dari kemarahan mereka akan kondisi sosial politik dalam negeri dan dunia tentunya, mereka merekam catatan sarat pesan tentang pergolakan yang hadir di era naiknya bigotry dan fasisme yang nyaris di seluruh pelosok dunia. Single mereka “Rubuh Meruntuh” yang sudah bisa di apresiasi melalui laman Soundcloud di kanal Bloods Records, kurang lebih merepresentasikan atmosfir ini.

Yang menjadi keunikan album ini, selain materi yang progresif tentunya, adalah performa musisi tamu yang luar biasa. Dari mulai permainan gitar tamu dari Balum Adityawarman (Alone at Last), permainan strings dari Ismail Bonaventura, vokal dari Rully (Suaka) dan Dhimas (Poison Nova).

KOMPILASI METAL HAMMER UK PART 1

Nama GODLESS SYMPTOMS mulai mendunia setelah majalah metal internasional asal Inggris memasang nama mereka sebagai salah satu nominasi penghargaan Golden Gods Award untuk kategori Global Metal pada tahun 2014.

Pada bulan Juni 2017 lalu, sesaat sebelum merilis album terbaru nya, mereka berkesempatan ikut dalam kompilasi ‘United Nation’ dengan Single “LOST IN THE DARKEST ABYSS” yang digagas oleh majalah Metal Hammer bersama dengan 14 band lain dari seantero dunia.

Godless

KOMPILASI METAL HAMMER UK PART 2

Pada bulan Oktober 2017, Single mereka kembali berkesempatan dan di tawari kembali oleh MajalahMetal Hammer UK yang berjudul “STATE OF THE IMMORTAL REIGN” untuk ikut berpartisipasi dalam kompilasi ‘The Forbidden Path’ bersama band band besar seperti Alter Bridge, Cradle of filth, Satyricon, Enslaved, dll.

hammer

NOMINASI AMI AWARDS 2017

Lanjut di Bulan Oktober 2017, Godless Symptoms pun dikejutkan dengan berita yang masuk sebagai Nominasi di ajang penghargaan Musik Indonesia AMI Awards 2017. Mereka dinominasikan dalam kategori Karya Produksi Metal / Hardcore yang bersanding juga dengan nominator hebat dari band Aftermath. Deadsquad. Edane, dan Roxx. Adapun lagu yang masuk nominasi AMI Awards itu adalah Single “KEBENARAN HARUS LANTANG BICARA” yang dimasukan ke dalam Kompilasi “Cracked It! Vol.1” yang diproduksi secara digital melalui Musikeras Magz dan Locker Media.

Ami

Related Blogs

    Share