2Layaknya romansa Romeo dan Juliet dari Inggris, Galih dan Ratna merupakan wujud penokohan sebuah cinta abadi dari sepasang kekasih, dan kisah cinta mereka akan

kembali hadir di layar lebar.

Dua Sejoli Menjalin Cinta

Cinta Bersemi dari SMA

Oh Galih … Oh Ratna

Cintamu Abadi

Petikan lagu yang pasti masih sangat akrab di telinga dan masih sering dinyanyikan oleh banyak orang, termasuk Gubernur Banten Rano Karno di sebuah acara televisi beberapa waktu yang lalu.

Lagu ‘Galih dan Ratna’ tersebut merupakan official soundtrack dari film Gita Cinta dari SMA, film legendaris yang sangat terkenal di era 80an. Film yang mengangkat kisah cinta abadi Galih dan Ratna, yang diperankan oleh Rano Karno dan Yessy Gusman, merupakan adaptasi dari novel best seller karya Eddy D. Iskandar.

Kini di tahun 2016 film berjudul Galih dan Ratna tersebut akan diproduksi kembali oleh rumah produksi East-West Synergy yang berkolaborasi dengan Nant Entertainment dan Josh Pictures dan akan disutradarai oleh Lucky Kuswandi.

Lucky Kuswandi, sutradara terbaik Festival Film Internasional Singapura 2015 yang sebelumnya menyutradarai ‘Selamat Pagi, Malam’ dan ‘The Fox Exploits the Tiger’s Might’ yang masuk kompetisi Semaine de la Critique Festival Film Cannes dan juga sukses meraih Film Pendek Terbaik FFI 2015 ini menyambut tantangan untuk membuat film ini menjadi film drama remaja yang berkualitas, namun tetap menyenangkan dan menghibur.

3Dimulai dengan pencarian Galih dan Ratna yang dilakukan dari beberapa bulan yang lalu, dimana “Kami mengajak para milenials untuk ikut terlibat di dalam film ini melalui program #JadiGalihdanRatna ” ungkap Lucky Kuswandi. Dan setelah melewati begitu banyak audisi pemain, baik pemain film Indonesia yang sudah punya nama maupun pemain pendatang baru serta membuka program Open Casting #JadiGalihDanRatna, akhirnya terpilihlah dua sosok millennials yang setelah melewati banyak casting dan diskusi, Refal Hady dan Sheryl Sheinafia sebagai Galih dan Ratna yang baru.

Lucky dan juga produser #FilmGalihDanRatna, Sendi Sugiharto percaya, sosok Refal Hady bukan saja akan sangat pas menjadi our next Galih yang telah menjadi icon nasional kita, namun juga dapat menjadi the next heartthrob di Indonesia. Refal Hady dengan kepribadian yang sangat menyenangkan dan very open to new challenges ini dikenal sebagai model dan juga TV host sebelumnya. Kepribadiannya yang humble namun juga misterius dengan karismanya yang sangat kuat membuat team pencarian Galih sangat tertarik untuk mengenalnya lebih jauh.

Sejak terpilih, dengan mengalahkan puluhan kandidat lainnya, Refal Hady telah menjalani acting workshop “Menjadi Galih” yang ditangani oleh Lucky sendiri . Lucky, dikenal sebagai sutradara yang sangat dapat mengembangkan bibit potensi actor dan artis yang terlibat dalam filmnya.

Adapun Sheryl Sheinafia , sosok dan talentanya sudah mulai dikenal publik sebagai penyanyi, musisi, penulis lagu, host acara musik serta brand ambassador beberapa brand ternama . Tahun ini Sheryl sangat produktif , tidak hanya menjadi pemeran utama sebuah film layar lebar yang akan tayang di lebaran ini, Sheryl juga akan merilis album terbarunya di bawah label Musica Studio. Single Sheryl berjudul ‘Kutunggu Kau Putus’ berduet dengan Ariel Noah merajai tangga lagu populer di radio seluruh Indonesia beberapa waktu lalu.

1Sheryl terpilih sebagai Ratna setelah melalui beberapa tahapan casting yang cukup panjang. Pertama bertemu dengan Sheryl, tim produksi Film Galih dan Ratna merasakan energi positif dan antusiasme yang besar dari Sheryl pribadi. Sheryl sendiri tidak menyangka bahwa akhirnya dirinya terpilih memerankan tokoh legendaris Ratna. “ Saya tahu banyak

sekali pemain film Indonesia terkenal yang dicasting sebagai Ratna. Terimakasih sudah mempercayakan tokoh Ratna kepada Saya. Ini sebuah kesempatan langka dan menjadi loncatan besar dalam karir saya’ ungkap Sheryl baru-baru ini di kediaman pribadi Rano Karno.

Di tempat yang sama telah terjadi pertemuan yang hangat dan akrab antara Refal Hady, Sheryl dan pemeran Galih dan Ratna di film terdahulu yaitu Rano Karno dan Yessy Gusman bersama Lucky dan tim produksi film Galih dan Ratna.

Rano Karno yang sekarang menjabat sebagai Gubernur Banten tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya. “Saya senang sekali akhirnya film legendaris ini diproduksi kembali dan saya diminta untuk berperan serta di film ini ”. Yessy Gusman juga menyambut permintaan untuk tampil kembali dalam film yang telah melambungkan namanya dengan penuh semangat. “ Saya juga akan hadir dalam film ini. Namun seperti apa perannya, nonton saja di layar bioskop ya “ pungkas Yessy ramah.

Film Galih dan Ratna akan memulai proses pengambilan gambar tanggal 12 Juni 2016 mendatang dan akan segera ditayangkan di bioskop- bioskop seluruh Indonesia.

East-West Synergy sendiri sebagai PH film ini dimotori oleh Sendi Sugiharto, Gundo Susiarjo dan Guillaume Catala. Sendi Sugiharto sendiri sudah terlibat di dunia perfilman Indonesia sebagai Executive Producer/Producer bekerja sama dengan rumah produksi IFI, Kalyana dan Miles dalam beberapa film seperti Serigala Terakhir, MIKA, Radit & Jani, Arisan!2, Lovely Man, Coklat Stroberi, Atambua 39’, 3 Doa 3 Cinta dan beberapa film lainnya.

Twitter : @filmGalihRatna

Instagram : @filmGalihdanRatna

FB : filmGalihdanRatna


Related Blogs

    Share