1621680_10203364571058769_2126721891_n

Kesempatan adalah suatu hal yang kurang ajar. Ia datang tanpa permisi dan membuat orang-orang terhenyak. Namun yang lebih kurang ajar lagi adalah bagaimana, pada waktu tertentu, ia memiliki sifat yang terlalu seksi untuk dilewatkan.

Seperti kesempatan yang didapat oleh sekelompok anak muda penyembah gemuruh rock, Sigmun, untuk menyambangi Amerika Serikat pada 11 hingga 16 Maret mendatang sebagai pengisi acara festival seni dan budaya South by Southwest, biasa disebut dengan singkatan SXSW, di Austin, Texas.

Kepastian terpilihnya Sigmun untuk tampil di SXSW terungkap pada 16 Oktober 2013 lalu ketika pihak festival mengungkapkan deretan artis gelombang pertama yang akan meramaikan segmen musik.

Tercantumnya Sigmun sebagai pengisi acara dimulai dari inisiatif mereka untuk mengirim lagu serta electronic press kit kepada pihak penyelenggara. SXSW pun jatuh hati dan tak sungkan menyisakan tempat untuk Sigmun. Ada pun lagu yang dipilih untuk dikirim adalah “Land of the Living Dead”, “Red Blood Sea”, “Aerial Chateau”, dan “The Long Haul” yang memang cocok dalam mewakili keberagaman bermusik mereka.

Sebenarnya, ini adalah kesempatan kedua Sigmun dalam menyambangi kawasan Amerika Utara. Sebelumnya, mereka juga menerima undangan untuk tampil pada Canadian Music Fest 2012 di Toronto, Kanada, namun terpaksa tidak berangkat karena terhalang urusan finansial.

Guna menghindari terjadinya kasus yang sama, sebuah malam penggalangan dana akan dilakukan pada hari Kamis, 27 Februari di Rolling Stone Cafe, Jl. Ampera Raya No. 16, Jakarta dalam rangkaian pentas musik reguler Chapter Night asuhan Rolling Stone Indonesia.

Siasat telah disiapkan. Dana akan coba dikumpulkan melalui agenda pelelangan untuk artwork bersifat personal hasil karya para anggota Sigmun yang merupakan lulusan sekolah seni dan juga rilisan-rilisan terbatas mereka yang kini sudah sulit didapat seperti piringan hitam three-way split Suri/Sigmun/Jelaga serta lathe cut album mini Cerebro. Selain itu, bakal dijual pula kaos dan poster rancangan dua seniman andal, Kendra Ahimsa serta Wahyu Amikarsa.

Untuk memeriahkan acara, Sigmun juga mengajak Marsh Kids dan Marche La Void untuk beraksi pada malam penggalangan dana. Selain itu, vokalis sekaligus gitaris Haikal Azizi, gitaris Nurachman Andhika, bassist Mirfak Prabowo, serta drummer Pratama Kusuma Putra akan berkolaborasi dengan beberapa musisi tanah air kegemaran mereka ketika tampil nantinya, yaitu Rekti Yoewono dari The S.I.G.I.T dan Doddy Hamson dari Komunal.

Sigmun juga memberlakukan sistem galang dana di luar acara. Bagi yang berkenan mendukung bisa mentransfer nominalnya ke nomor rekening 421-241-5140 atas nama Haikal Azizi, dan tidak harus menunggu berjalannya malam penggalangan dana.

Sigmun sendiri akan tampil di SXSW pada hari kedua, tanggal 12 Maret, pukul 21.00 waktu setempat di panggung Metal and Lace Lounge. Panggung tersebut memang dikhususkan untuk band-band yang memainkan musik di kawasan cadas. Selain Sigmun, Metal and Lace Lounge juga merupakan titik pentas bagi Dead Earth Politics, The Hookers, Complete, Hellbenders, AEGES, dan Fresno.

Pengisi acara SXSW 2014 secara keseluruhan meliputi Gary Numan, Black Lips, Bob Mould, Tinariwen, St. Vincent, Warpaint, Broken Bells, Urge Overkill, Dum Dum Girls, Aloe Blacc, Avi Buffalo, dan ratusan lainnya.

SXSW pertama digelar tahun 1987 dan terus berkembang pada setiap gelarannya. Kini, SXSW merupakan acara dengan pendapatan paling banyak untuk ekonomi daerah Austin. Selain musik, festival ini juga memuat segmen khusus film dan juga seminar dengan pembicara-pembicara yang dikurasi secara teliti.

Maka tak berlebihan untuk menganggap kesempatan tampil di SXSW terlalu seksi untuk dilewatkan oleh Sigmun.

Share