FLUME-MAYA

FLUME // MERILIS ALBUM “PALACES”

Artis peraih Grammy dengan segudang pencapaian, Flume, kembali hadir dengan album terbarunya, Palaces, yang dijadwalkan rilis pada 20 Mei melalui Perusahaan Rekaman Future Classic dan Transgressive—pra-pesan/simpan di sini. Pada tanggal 2 Februari 2022, produser asal Australia ini meluncurkan single utama album tersebut, “Say Nothingfeaturing MAY-A, yang disertai dengan sebuah video klip.

Lagu ini bercerita tentang perasaan seputar mencari kejelasan setelah mengakhiri sebuah hubungan,” ujar Flume. “Kami menulis lagu ini di pertengahan tahun 2020 saat pandemi baru dimulai. Saya sangat senang dengan ide awalnya, namun baru setelah saya kembali ke Australia pada awal 2021 dan bertemu di studio dengan MAY-A, lagu itu benar-benar menjadi hidup.”

Bekerja dengan Flume di ‘Say Nothing’ benar-benar pengalaman yang luar biasa,” kata MAY-A. “Saya adalah penggemar berat Harley, jadi sulit dipercaya bisa menciptakan musik dengan sosok yang saya kagumi dan menjadi sumber pembelajaran saya. Terlibat dalam proses kreatifnya begitu menginspirasi. Saya tidak sabar menunggu sampai semua orang bisa mendengarkan lagunya!

Selanjutnya, Flume akan kembali menggebrak panggung festival sebagai penampil unggulan di Coachella, Bonnaroo, serta Governors Ball pada akhir tahun ini. Berita lebih lanjut tentang penampilan live Flume akan segera diumumkan. Album Palaces mulai menemukan bentuknya ketika Flume pulang kembali ke negara asalnya, Australia, setelah berjuang untuk menciptakan musik di Los Angeles pada awal pandemi. Menetap di kota pesisir di wilayah Northern Rivers di New South Wales, Flume dengan cepat menemukan inspirasi yang dibutuhkannya saat mendekatkan diri dengan alam sekitarnya—berada di antara bukit-bukit, berjalan tanpa alas kaki, memandang warna hijau yang menghiasi langit sebelum badai besar, menanam sayur mayur untuk dimakan sendiri, aroma hujan. Bersama tetangga sekaligus kolaborator lamanya, seniman visual Jonathan Zawada, Flume menemukan ketertarikan terhadap satwa liar setempat, khususnya burung, lalu mengumpulkan rekaman lapangan yang akhirnya turut dilibatkan dalam album ini. Saat Flume terus menjalin relasi yang kuat dengan lingkungan sekitarnya, album yang ingin dibuatnya tersebut pun mulai terbentuk, hingga akhirnya diberi judul Palaces untuk menyoroti keindahan, kemewahan, dan keajaiban alam. Palaces adalah karyanya yang paling mapan, dewasa, dan tanpa kompromi hingga saat ini, sebuah bukti nyata akan pentingnya memelihara hubungan yang membuat kita menjadi utuh dan membawa kedamaian diri.

Album ini menghadirkan sejumlah vokalis dan kolaborator, termasuk di antaranya beberapa wajah baru hingga nama-nama terkemuka dari seluruh dunia — bintang pop asal AS Caroline Polachek, ikon jenius asal Inggris Damon Albarn, Vergen Maria dari Spanyol, Oklou dari Perancis, dan kolaborator asal Australia Kučka, yang pernah berkolaborasi dengan apik bersama Flume pada album studio sebelumnya, Skin.

Flume (lahir dengan nama Harley Streten) mulai dikenal publik sejak remaja melalui debut self-titled-nya yang membuka ruang eksplorasi baru bagi musik dance/elektronik pada tahun 2012. Album tersebut memuncaki tangga lagu ARIA, menduduki empat posisi pada triple j’s Hottest 100, dan membuatnya mampu menjual habis tiket tur Australia dengan total 40.000 tiket. Dalam dua tahun berikutnya, Flume memantapkan dirinya sebagai sosok sensasi internasional berkat penampilan live show-nya yang menarik (memulai debutnya di Coachella, Lollapalooza, Reading & Leeds, dan banyak panggung lainnya) serta remix terampil dari aksi-aksi ternama. Flume merilis LP keduanya, Skin, pada tahun 2016. Skin berhasil mencapai posisi top 10 pada tangga lagu Billboard AS, posisi top 20 di Inggris Raya dan di seluruh Eropa, menduduki puncak tangga lagu ARIA saat dirilis, dan memperkuat status Flume sebagai produser yang inventif dan gemar melampaui batas, sambil terus memperluas jangkauan musiknya.

Pada tahun yang sama, Flume sukses membawa pulang Grammy Award pertamanya untuk kategori Best/Dance Electronic Album, meraih akreditasi Platinum di berbagai negara di seluruh dunia, menduduki puncak triple j’s Hottest 100, memenangkan tujuh penghargaan ARIA, satu penghargaan APRA untuk Songwriter of the Year, dan menjual habis lebih dari 300.000 tiket secara global pada tur dunia yang terdiri dari 59 penampilan live.

Di tahun 2019, nominasi Grammy kedua Flume, kali ini untuk mixtape Hi This Is Flume pada kategori Best Dance/Electronic Album, mendanakan tahun yang monumental bagi produser ini. Di tahun yang sama pula, Flume merilis EP kolaboratif berjudul Quits bersama rapper Reo Cragun, serta single Let You Know” bersama London Grammar dan Rushing Back” dengan Vera Blue. 

Flume melanjutkan perjalanannya dalam tur global dengan menyambangi sejumlah festival seperti Osheaga, Outside Lands, Summersonic Jepang, C2C di Italia, dan banyak lagi. Streten merilis satu-satunya lagu baru dalam dua tahun ke belakang, “The Difference” bersama Toro y Moi pada tahun 2020, dan sukses mendapat pujian publik.

Untuk memperingati pengumuman album baru ini, serangkaian merchandise baru dapat dibeli di sini. Edisi fisik spesial dari album Palaces juga tersedia untuk pra-pesan sekarang, termasuk di dalamnya vinyl, deluxe CD edisi terbatas (pesanan awal ditandatangani oleh Flume), CD standar, dan kaset. 

=======================================================================================

For more info

Instagram:@flume

Twitter: @flumemusic

Spotify: Flume

Facebook: Flume

YouTube: Flume

 

Related Blogs

    Share