Andalusia-PosterRumah produksi film horror berbasis kolektif-komunitas, mengumumkan terpilihnya Andalusia oleh It Project 2016 Official Selection ke dalam Networking Asian Fantastic Films (NAFF) di Korea Selatan. Sebelumnya, film yang pernah lolos di acara akbar tersebut antara lain The Raid 2: Berandal (2010) dan Modus Anomali (2011)

NAFF secara resmi telah memberitakan bahwa tahun ini terdapat jumlah pendaftar paling banyak dengan total 238 aplikasidari 23 negara. Andalusia adalah satu-satunya film Indonesia yang terpilih dalam It Project tahun ini. Di bawah naungan Bucheon International Fantastic Film (Bifan), NAFF It Project memberikan peluang investasi dan ko-produksi kepada para filmmaker dengan mempertemukan investor serta produser untuk memaksimalkan para peserta dalam merealisasikan produksi mereka. Pertemuan bisnis ini sendiri akan diselenggarakan pada 26-28 Juli 2016.

“Kami mau mewakili film horror Indonesia saat ini,” ujar Evanggala Rasuli, penulis dan sutradara Andalusia. “Indonesia memiliki pergeseran dengan apa yang dianggap horror, dari mitos pedesaan yang digabungakan dengan horror perkotaan. Saya harap hal ini dapa tmenyegarkan para penonton.”tambahnya. Ambisi tersebut menjadi dasar terciptanya premis bagi Andalusia; seorang gadis yang trauma atas tragedi bunuh diri teman baiknya, ternyata harus mengikuti petunjuk yang dapat membahayakan seisi sekolahnya.


Berawal dari tahun 2013 dengan format web-series, Silentia Series berupaya menerka kembali seperti apa bentuk film horrorIndonesia. Setiap bulannya mereka mengunggah film bisu pendek dengan beragam tema horror ke kanal YouTube. Andalusia merupakan proyek film panjang pertama mereka yang diproyeksikan dapat dirilis pada tahun 2017. Tim Silentia Series berharap, lolosnya Andalusia ke NAFF 2016 dapat menjadi momen spesial untuk mengoptimalkan setiap potensi ide yang ada.

Logo-NAFF

***

Info:
Dwi Lukita / Nadya Pitaloka
dwilukita@gmail.com / ochaskey2@gmail.com
Silentia Series
Indonesia

Related Blogs

    Share