Musik, selain dikategorikan dalam bidang seni dan pertunjukan, ia juga berperan penting dalam aspek kesehatan dan fungsional tubuh. Berikut merupakan delapan fakta menarik terhadap musik yang di kutip dari WebMD.com mengenai manfaat musik bagi kesehatan tubuh. Sila di simak..

earworm
1. Earworm
Tersebut bukan sebuah kata yang dapat diartikan secara Harafiah, tetapi earworm sendiri merupakan memori tentang sebuah lagu yang terjebak di kepala dan membuat Anda ingin terus menyanyikannya. Jika ada satu lagu yang tiba-tiba selalu muncul di kepala Anda, itu tandanya Anda terserang “earworm”.
Orang yang mengatakan musik sangat penting bagi kehidupan mereka sangat sulit menyingkirkan earworms ini. Dengan ini didapat kemungkinan untuk para pengidap selalu merasa Happy dan tenang.

2. Musik sejak dini
Memainkan alat musik dapat membantu melatih otak. Efek itu bisa bertahan lama meski Anda sudah berhenti melakukannya. Ada baiknya jika dimainkan, atau di pelajari sejak dini.

3. Buta Nada, kamungkinan memiliki masalah pendengaran
Terdapat sekitar 1 dari 50 orang ternyata buta nada. Meski demikian, pendengaran mereka baik-baik saja, hanya saja mereka tidak dapat membedakan bentuk nada yang satu dan lainnya. Dan fakta lainnya adalah, hal ini ternyata bisa diwariskan.

4. Musik ber-tempo cepat membuat semangat dalam bekerja
Dengan iramanya yang cepat, dengan tidak disadari membuat adrenalin kita naik dan mengubah mood menjadi lebih optimis. Bisa dibuktikan saat kita sedang sedang galau, malas, atau ingin berolahraga. Dijamin, perasaan Anda akan jauh lebih baik.

5. Musik baik bagi jantung?
Saat kita sedang mendengarkan lagu favorit, pasti dengan sendirinya kaki atau tangan ikut bergoyang. Tak hanya itu, lagu favorit juga dapat membuat mood “naik”. Pada saat itulah jantung juga bekerja dengan lebih baik lagi. Para peneliti di University of Maryland menemukan bahwa ketika orang mendengarkan musik yang meningkatkan mood mereka, mereka memiliki aliran darah yang lebih baik untuk jantung dan pembuluh darah.

6. Musik sebagai pemulih STROKE
Paska stroke, pasien disarankan mendengarkan musik favorit untuk dapat mengingat hal-hal yang terlupakan (akibat stroke), agar lebih fokus, serta mengurangi rasa tertekan dan bingung. Dan dikatakan pula, bahwa musik dapat membantu memperbaiki jaringan-jaringan yang rusak dalam otak.

7. Musik memulihkan gangguan bicara pada pengidap Parkinson
Sebagian penderita Parkinson mengalami gangguan bicara (cadel atau bicara tak jelas). Hal itu dikarenakan masalah yang terjadi di pernapasan atau kesulitan menggerakan mulut atau lidah. Melalui terapi musik, Si Penderita dapat belajar bagaimana untuk “bernyanyi” dengan mengucapkan kata-kata dan suku kata tunggal, di mana hal itu juga dapat mendukungan proses pernapasan mereka untuk menjadi lebih baik.

8. Musik berpengaruh terhadap Pendidikan
Denagn musik kita dapat membangun keterampilan penalaran dan membantu dalam belajar dan mengingat. Terlebih bagi Anak-anak yang secara teratur memainkan alat musik atau bernyanyi. Itu terbukti lebih mungkin dapat masuk perguruan tinggi dan sukses. Mereka juga terbukti baik dalam pelajaran matematika, sains, dan membaca.

teks by Sumber

Related Blogs

    Share