Eyesun1

Kuartet noise pop/shoegaze asal bandung Eyesun baru-baru ini tengah merilis EP mereka bertajuk “Feel Something”. Dibawah naungan Maritime Records, mereka membawa formula klasik para penatap sepatu di selatan Inggris awal dekade 90, Eyesun seolah hendak menyajikan referensi otentik atas jagoan-jagoan sonic-sound masa lalu, dengan berbagai racikan kini tentunya.

Itu setidaknya terdengar dari bagaimana mereka mengeksekusi “Parallel Universe”. Dengan tone gitar yang hangat di awal, kuartet ini kemudian memadupadankannya dengan raungan reverb dan delay yang memoles hampir keseluruhan lagu. Bass-nya juga dibuat tebal di depan, senada dengan drum yang konstan mengiringi vokal lembut dan mengawang Rangga. Sementara di sektor artwork, Yuda yang turun tangan. Menampilkan citra sensual dengan penekanan pada gambar bibir yang hendak menguyah, Eyesun mengajak pendengar berimajinasi liar dengan tampilan warna-warna vivid yang membungkus artwork-nya. Seduktif dan nakal.

Hentakan yang lebih keras dan mengingatkan kita pada karya banditbandit noise di era nu-gaze juga tersaji pada “Feel Something”. Semua instrumen, di trek ini seolah tenggelam dalam gelombang suara gitar yang bisa membuat telinga anda berdegung. Belum lagi “Afterglow” yang punya kesan muda, atau “Pudar” yang menyuguhkan lirik Bahasa Indonesia dengan tempo yang relatif lebih lambat. Layaknya stereotip band shoegaze Bandung era awal 2000-an: Dingin dan depresif. Proses rekaman digarap oleh Aru Studio dan Infinite Labs Studio. Sementara proses mixing dan mastering digarap oleh Adhit Android dan Rambo. Mereka berdua sekaligus membantu proses rekaman.

      Eyesun - Feel Something

====================================================================================

For More Info:

Instagram: @eyesunnnnnn

Youtube: Eyesun visual

Related Blogs

    Share