erv

ERVIN KUMBANG // MERILIS DEBUT ALBUM “I AM UNIVERSAL”

I Am Universal: Album Debut Bernuansa Global Ervin Kumbang Berupaya Mendobrak Keterbatasan Geografis “Kok Bahasa Inggris sih?

Itu adalah pertanyaan pertama yang diajukan oleh seorang teman kepada Ervin Kumbang saat ia memperdengarkan single pertamanya yang kelak menjadi salah satu lagu dalam album debutnya, I Am Universal. Single tersebut berjudul “My First Blues” dan dirilis dalam bentuk rilisan fisik pada November 2017 Penjelasan paling sederhana yang bisa diberikan Ervin adalah menulis lagu dalam Bahasa Inggris merupakan pilihan artistik serta strategi mengingat I Am Universal adalah album pertamanya. I Am Universal berisi sepuluh lagu yang seluruh liriknya ditulis dalam Bahasa Inggris dan dirilis pada awal Oktober 2020. Dengan menulis dalam Bahasa Inggris, Ervin berharap album perdana ini bisa memberikan visi yang diinginkannya bahwa ia tidak hanya ingin musiknya didengar oleh masyarakat berbahasa Indonesia atau Melayu saja. I Am Universal adalah pernyataan sejak debut di mana ia ingin musiknya bisa menjangkau publik yang lebih luas.

Selain itu, I Am Universal juga merupakan album sebagai hasil perlawanannya terhadap latar belakang ekonominya yang oleh banyak orang tak memungkinkan untuk membuat album. “Membuat album, dalam persoalan yang paling dasar, membutuhkan uang yang cukup lumayan untuk kemampuan finansial gue dan uang seringkali memengaruhi mental dan fokus untuk proyek seperti membuat album,” ujar Ervin. “Terutama karena sejak awal gue mempertimbangkan jenis musik yang gue mainkan merupakan musik yang membutuhkan ‘waktu’ untuk bisa luwes di kalangan pendengar terdekat.”

I Am Universal dikerjakan dengan cara “mencicil” selama tiga tahun di mana Ervin memainkan seluruh instrumen yang ada di dalamnya. Dimulai dengan single My First Blues yang direkam pada September 2017, lagu terakhir rampung direkam pada April 2020. Proses mixing dan mastering selesai pada Juli 2020 dan beredar di berbagai platform digital pada awal Oktober 2020. Berisi sepuluh lagu dengan berbagai campuran genre yang terdiri dari rock, blues, folk, pop, dan bermuara pada satu pot “rock and roll.”

I Am Universal dimaksudkan sebagai album rock and roll standar yang ditulis dalam Bahasa Inggris oleh orang Indonesia yang lahir dan tinggal di Indonesia serta diharapkan bisa menjangkau pendengar global,” kata Ervin. Lagu-lagu dalam I Am Universal di antaranya bercerita tentang cinta, kesenjangan konsumerisme budaya barat-timur, bahasa, serta pemberontakan terhadap cara berpikir bahwa orang dengan latar belakang sosial-ekonomi sederhana yang tinggal di negara dunia ketiga seperti Indonesia tidak akan pernah bisa mendistribusikan musiknya ke negara maju.

I Am Universal adalah sebuah interchange dalam usaha untuk membuktikan bahwa keterbatasan geografis bisa didobrak untuk membuat sesuatu yang memiliki suasana global. I Am Universal berusaha untuk menjadi album internasional yang dikerjakan di kepulauan Indonesia.

====================================================================================

For more info:

Instagram: @ervin_kumbang 

Related Blogs

    Share