ERRATIC-MOODY3

Terbentuk pada tahun 2015, Erratic Moody adalah band yang menggeneralisasi musiknya sebagai musik pop-rock. Dengan inspirasi musik era 60-an dan musik modern lain, juga lirik yang berkonotasi pada hal-hal tentang cinta, sedih bahkan lirik yang rumit yang menjadikan Erratic Moody tak membataskan musiknya pada suatu patokan apapun. Eksplorasi ini yang menjadikan Agra, Reyhan, Alief dan Agung menikmati semua proses dalam berkarya.

Seiring berjalannya waktu dan masuknya berbagai inspirasi, mereka menuangkan apa yang mereka dapat melalui karya yang mereka buat. Single berjudul “Necis”, “Mr James” dan single berjudul “Morning Song” yang tergabung dalam Kompilasi Moestopo (Moesik Tongkrongan Penuh Opini) menjadi pengenalan musik mereka kepada publik.

Beberapa bulan setelah mereka merilis single “Mr. James”, Erratic Moody kembali merilis konten baru berupa video musik bertajuk “Cynthia”. Video musik yang digarap oleh Fatwa Satya dan Fariz Hafizan serta kolega telah mengudara di kanal YouTube Erratic Moody pada Selasa, 17 Desember 2019. Versi audio dari “Cynthia” baru dapat dinikmati tiga hari setelahnya yaitu pada Jumat, 20 Desember 2019 di Spotify, Apple Music, iTunes, SoundCloud, dan beberapa platform musik digital lainnya.

“Cynthia” yang ditulis oleh Reyhan ini didapuk sebagai single pertama dari album mereka yang akan datang. Materi lagu “Cynthia” ini relatif berbeda dengan lagu-lagu yang telah dirilis sebelumnya yang mana lebih easy listening dan berkisah tentang percintaan yang kental. Pada pokoknya, “Cynthia” ini bercerita tentang cinta yang tak sampai bahkan pengkhayalan sosok yang dicinta.

ERRATIC-MOODY2

“Lagu ini tidak hanya bercerita tentang seorang wanita bernama Cynthia” tutur Reyhan. “Lebih dari itu, lagu ini bercerita bagaimana seseorang dalam hidupnya seringkali jatuh cinta kepada orang yang ia sendiri tidak bisa mendapatkannya. Nah, kita menggambarkan sosok yang didambakan setiap orang ini dalam figur Cynthia” lanjutnya. Menurutnya, pendambaan bahkan pengkhayalan cinta adalah hal yang relevan dan wajar bagi seseorang karena sifat dasar manusia adalah mencintai.

Konsep video klipnya sendiri adalah visualisasi subjektif dari sosok ideal seorang wanita bagi Erratic Moody. Sepanjang video klip penonton dapat melihat karakter “Cynthia” yang menyukai buku, musik dan juga merupakan pribadi yang riang. Mengambil latar di sekitaran monumen khas Kota Bandung, membuat video ini terkesan dekat bagi masyarakat pada umumnya. Dilengkapi juga dengan suasana warna yang hangat, menjadikan “Cynthia” sosok yang familiar untuk setiap orang.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @erraticmoody_ 

Twitter: @erraticmoody_ 


Related Blogs

    Share