2Sejak pukul  7 malam, pengunjung memadati Rumah sanur Crative Hub yang berlokasi di Jalan Danau Poso 51A. Beberapa memesan kopi dan snack sambil berbincang-bincang dengan teman satu meja. Di sisi selatan, tepatnya di belakang panggung, telah terpajang backdrop Printemps Français 2016 dan di hadapannya berdiri grand piano dan beberapa alat musik perkusi yang akan dimainkan oleh duo jazz Baptiste Trotignon dan Minino Garay.

1Pertunjukan jazz Baptiste Trotignon dan Minino Garay malam itu adalah acara ke-4 dalam rangkaian Printemps Français di Bali setelah sebelumnya beberapa pementasan telah selesai dengan sukses : Doulce Mémoire dan Maestro Musik Sunda di Bentara Budaya Bali, Pertunjukan teater kontemporer L’Oiseau di Garuda Wisnu Kencana Bali, dan pembukaan Pameran Arsitektur Masa Depan : Albums des jeunes architectes et paysagistes di Fakultas Teknik Universitas Udayana.

3Sebelum musisi utama naik ke panggung, pementasan dibuka oleh band jazz Bali, ICONU, yang memukau penonton dengan kombinasi 3 alat musik : kontra bass, gitar, dan drum. Setelah 40 menit menikmati music ICONU, MC mempersilakan Baptiste Trotignon dan Minino Garay untuk naik ke atas panggung yang disambut oleh tepuk tangan penonton.

4Selama lebih dari 1 jam, Baptiste Trotignon, pianis terkemuka Prancis yang telah menyabet penghargaan bergengsi seperti Django d’Or, Prix Django Reinhardt, Best French Newcomer dalam Victoires du Jazz 2003 dan Grand Prix dalam ajang Kompetisi Internasional Jazz Martial Solal 2002, berduet dengan musisi perkusi kelahiran Argentina Minino Garay. Sebagai lagu pembuka, keduanya memainkan music khas Argentina, La Cambiada, yang dipopulerkan oleh Gerardo Di Giusto. Keduanya mengkombinasikan penampilannya dengan music beat cepat dan pelan. Paduan dua instrument yang sungguh di luar dugaan, piano dan perkusi ternyata bisa dipadukan dan menjadi begitu harmoni. Sepanjang malam penonton dipuaskan dengan beberapa lagu jazz baik yang mereka arransement ulang, maupun ciptaan mereka sendiri, seperti  Vamos,  La peregrinación yang dipopulerkan  Ariel Ramírez, Buenos Aires, Chorinho pra ele, Awake, La chanson d’hélène, dan Une Petite Fill.

5Tepat pukul sepuluh, usai sudah penampilan kedua musisi jazz ini. Baptiste Trotignon dan Minino Garay menyelesaikan lagu terakhir dan mengucapkan terima kasih, lalu berpamitan pada penonton. Tepuk tangan yang meriah diiringi dengan teriakan riuh “Again! Again!” terdengar dari tempat duduk penonton. Atas permintaan penonton yang malam itu tersihir dengan permainan keduanya, Baptiste Trotignon pun kembali duduk di hadapan grand pianonyam juga Minino Garay yang kembali bersiap dengan set musik perkusinya. Sebagai penampilan terakhir mereka membawakan lagu Jenny Wren yang diciptakan dan dipopulerkan oleh musisi legendaris Paul McCartney.

 

Ayu Diah Cempaka

Penanggungjawab Komunikasi

communication@afbali.org

085743361797

Related Blogs

    Share