DSC01266 (1)

DSC01294 (1)

Downbeat mungkin adalah sebuah nama yang masih kurang familiar di kalangan musisi independen Malang. Lain cerita jika komunitas band wedding atau café yang disebut, maka Downbeat sudah bisa dibilang makan asam garam di bidang ini. Layaknya dilahirkan kembali, mereka mencoba peruntungan untuk menciptakan sebuah karya orisinil.

Di penghujung tahun lalu tepatnya tanggal 24 Desember 2018, band yang beranggotakan Wulan Azhar (vocal), Wendy Tian Sunarto (bass), Utasya Oktavhitri (drum), dan Bella Visogi (keyboard) ini merilis sebuah single bernuansa R&B berjudul “Milky Way” di berbagai layanan streaming digital. Respon yang hangat dari para pendengar terhadap single debut mereka ini sungguh di luar dugaan. “Milky Way” terinspirasi dari cerita seorang kawan yang merasakan kepuasan seksual dengan seseorang, hanya untuk dicampakkan setelahnya. Perasaan membuncah yang diikuti dengan kekecewaan ini kemudian digubah menjadi sebuah lagu oleh Downbeat.

Memiliki referensi musik jazz, soul, pop dan R&B, mereka menyuntikkan genre-genre favorit mereka lewat “Milky Way”. Hasilnya adalah sebuah lagu berdurasi 5 menit dan 37 detik yang memadukan melodi-melodi easy-listening dan instrumen soulful yang moderen. Tambahan synthesizer di lagu ini sukses membuat “Milky Way” terdengar segar dan tidak monoton. Niat awal untuk membuat video lirik bagi lagu ini disambut dengan baik oleh sutradara Prialangga yang malah mengusulkan untuk membuat sebuah video klip.

Visualisasi untuk lagu debut Downbeat dimanfaatkan oleh Prialangga untuk menuangkan fantasi-fantasi terdalamnya yang muncul kembali setelah mendengar lagu “Milky Way”. Sensualitas dan romantisme menjadi kunci perekat antara visi kedua insan kreatif ini. Hasil perkawinan ide mereka dituangkan dalam palet warna monokromatis mewarnai keseluruhan video klip. Video ini mempertontonkan seorang wanita yang menikmati berbagai sensasi menyenangkan. Prialangga mengungkapkan ada beberapa kejutan terselip dalam narasi video ini. “Secara garis besar, video ini mengambil cerita yang sama dengan makna lagunya. Tapi sang tokoh wanita di video ini diceritakan bercinta dengan sepasang pria kembar. Si wanita akhirnya bimbang pria mana dari semalam yang mampu memuaskan dia,” jelas Prialangga lebih jauh.

Setelah video ini dirilis, Downbeat semakin terpacu untuk merilis karya lain. “Setelah ini kami mau menggodok beberapa lagu lagi dan kemungkinan tahun ini bakal luncurin EP. Tidak hanya itu, pastinya akan ada yang menarik dari Downbeat setelah ini. Ditunggu ya!,” ungkap kuartet tersebut. Video klip dari Downbeat untuk lagu “Milky Way” sudah bisa dinikmati di kanal resmi Youtube mereka mulai tanggal 31 Januari 2019 dan lagunya sudah tersedia di Spotify dan iTunes.

================================================================================

“Milky Way”

Music Video: https://www.youtube.com/watch?v=TcKxfjU2fXs

Spotify: https://open.spotify.com/album/3Yi8jBMLrX66Fj7R0suHAb?si=cMTAvh8JSNOPvtQqJaTddw

iTunes: https://itunes.apple.com/id/album/milky-way-single/1447672578

Instagram: www.instagram.com/downbeatmusik

Email : downbeattheband@gmail.com

Contact Person : +62 852333 99912 (Aca)


Related Blogs

    Share