DKTMI1

Setelah melepas “Prelude Berkabung” mengantarkan pendengar masuk kepada suasana berkabung untuk manusia yang kehilangan kemanusiaannya, sekarang tiba waktunya karya mereka “Berkabung” pada tanggal 18 Desember ingin mengajak pendengar untuk memasuki area pemakaman “kemanusiaan”. Berkabung adalah karya yang mereka asuh sejak 1 tahun yang lalu, ‘Berkabung’ juga menjadi bentuk ungkapan DKTMI yang jujur tentang kerusakan yang di kerjakan manusia di bumi, tidak hanya merusak sesama manusia, tapi juga merusak alam yang ditempatinya, jelas siapapun bisa membunuh kemanusiaan, siapapun bisa menjadi pelakunya. i ‘Berkabung‘ menempatkan posisinya sebagai media meditasi dan bahan perenungan bagi manusia yang kehilangan kemanusiaannya.

Jika ditinjau dari aspek musikal, ‘Berkabung’ cenderung menggunakan notasi-notasi yang siafatnya ‘terapi’, karena sesuai fungsinya sebagai bahan perenungan atas sesuatu yang telah “mati”. DKTMI juga memunculkan beberapa unsur eksperimental untuk merepresentasikan proses kehidupan manusia yang kacau, gelap dan rusak. Guruh Gipsy adalah tinjauan repetoar yang cukup menginspirasi mereka dalam pembuatan karya ini.


=======================================================================================

For more info

Instagram : @dktmi

Youtube     : DKTMI


Related Blogs

    Share