Foto-Djigani.jpg-BODY

DJIGANI // MERILIS SINGLE PERTAMA “LOVING YOU”

Trenggalek, kabupaten yang berbatasan dengan Ponorogo dan Tulungagung, Jawa Timur ini memiliki destinasi wisata yang memikat, terutama pantainya. Bila dibandingkan dengan beberapa daerah di Provinsi Jawa Timur lainnya, nama Kabupaten Trenggalek didunia pariwisata memang cenderung tidak kentara. Namun jangan salah, walaupun tidak setenar kota lainnya, Trenggalek sejatinya sangat menarik untuk dijadikan sebagai tujuan wisata di musim liburan. Djigani, merupakan salah satu band asal Prigi, Trenggalek. Band yang terdiri dari enam personil dengan profesi berbeda ini memutuskan bermusik bersama untuk berkontribusi mengenalkan potensi wisata lokal melalui karya musik yang mereka buat.

Dengan Deri Noveo Sandi (Keyboards), Hendri Cahyo (Saxophone), Gavang Arvi Sudaka (Drums), Muhammad Farhan Dwi Prayogo (Lead Vocal), Ahmad Rizky Wibowo (Guitar) Andin Styoirawan (Bass), single pertama yang mereka luncurkan ini berjudul “Loving You”. Lagu yang ditulis oleh Deri (Keyboarist) bercerita tentang kisah seseorang yang sedang menjalin hubungan jarak jauh dengan pasangannya (LDR). Hubungan jarak jauh memang terasa tak biasa bagi sebagian orang, rasa kawatir dan curiga selalu datang kapan saja. Walaupun pasangan yang jauh disana tidak melakukan hal-hal yang dikawatirkan itu ada padanya, namun siapa yang bisa mencegah rasa kawatir itu datang?  Dikemas dalam music video yang ciamik, selain mengisahkan tentang lagu yang ditulis oleh Deri, video yang di garap oleh Move Shot ini juga menampilkan beberapa lokasi wisata menarik di Prigi, Trenggalek. Beberapa diantaranya ialah Hutan Mangroove cengkrong, Pantai Mutiara dan Rumah Apung, serta beberapa tempat menarik lainnya. Proses pengambilan video yang memakan waktu satu minggu ini menghasilkan visualisasi yang sangat menarik. Adapun music video yang telah tayang di kanal Youtube Djigani Official sudah ditonton lebih dari 3000 orang setelah diupload.

Sokran Candra Ori sebagai Project Manager & Program Director mengatakan bahwa projek yang ia garap bersama teman-teman Djigani dan beberapa warga lokal prigi memiliki tujuan untuk lebih mengenalkan potensi wisata Kabupaten Trenggalek, yang berada di Watulimo, Prigi bahwa mereka memiliki kawasan wisata yang menarik untuk dikunjungi dan di eksplore lebih dalam.

Musik adalah salah satu sektor industri yang sangat berpengaruh bagi sektor industri lainnya. Musik juga salah satu sektor industri yang dapat menghidupkan industri-industri yang lain, misalnya industri pariwisata, perdagangan, dan beberapa contoh industri lainnya” Ujar pria kelahiran Ngantang ini. Untuk membuat sebuah karya yang dapat dinikmati banyak orang, tentu saja bukan sebuah perkara yang mudah, apalagi produksi. Tingginya mobilisasi dari Malang ke Trenggalek dan sebaliknya, memerlukan waktu yang tidak sedikit. Brain storming pra dan pasca produksi video ini memerlukan waktu lebih dari satu bulan lamanya, tentu hal ini juga berkat kerja keras dari tim Malang dan warga lokal daerah Prigi.

Produksi pembuatan video ini bisa dikatakan penuh dengan derai perjuangan, perjalanan menuju lokasi shooting yang tidak bisa diakses menggunakan kendaraan beroda, membuat seluruh crew dan personil Djigani bersama-sama mengangkat peralatan dan perlengkapan yang akan digunakan untuk take video, menyiapkan tempat berteduh saat hujan, medan yang curam dan licin, genset mati, dll. Semua itu tak menyurutkan semangat para crew dan personil untuk tetap melakukan produksi videonya. Hal yang tak mungkin bisa dilupakan juga ialah semangat gotong royong para ibu-ibu saat proses produksi dilaksanakan, seperti bersama-sama memasak dan mengantarkan bekal makan siang di lokasi pengambilan video menggunakan motor karena banyaknya tim produksi, patut diacungi jempol. Ibu-ibu yang membersihkan sisa bekal makan siang, kemudian kembali kerumah dan siap memasak lagi untuk makan malam.

Yoo.. pie yo. Aku seneng dengan proyek e Djigani, durung ono cah-cah enom neng kene seng wani
koyok cah-cah iku, nggawe lagu, sampe suting video koyok artis-artis ngono kae lo. Aku yo ngedukung
ae kan selain nggawe lagu mereka yo promosi wisata Trenggalek kan? Pengene cah Djigani iso gawe
contoh cah-cah enom liyo khusus e neng daerah kene ben seng seneng musik yoo berkarya musik. Wes
ngono ae lah, aku tak nguleg sambel sek” Tutup Mba Lia, ketua koordinator konsumsi.

Translate:
“Ya gimana ya. Aku senang dengan proyeknya Djigani, belum ada pemuda-pemuda disini yang berani
seperti mereka, membuat lagu, sampai shooting video kaya artis-artis seperti itu loh. Aku ya mendukung
saja kan selain membuat lagu merea juga promosi wisata Trenggalek kan? Inginnya anak Djigani bisa
dicontoh pemuda-pemuda lain khususnya didaerah sini agar yang senang bermusik membuat karya
musik. Sudah, gitu aja deh, aku mau nguleg sambel dulu”

====================================================================================

For more info

Instagram: @djigani_official

Related Blogs

    Share