dsktq02

Band post-punk/dance-punk asal kota Bogor, DISKOTEQ, baru saja merilis album pendek pertamanya bertajuk Grayscale dalam format digital. Album berisikan lima lagu yang dirilis oleh label rekaman independen La Munai Records ini pertama kali diperkenalkan lewat format kaset pita di gelaran Record Store Day Indonesia 2019.

DISKOTEQ terbentuk pada 2018 lalu yang kini beranggotakan Bayu Ramadhan Dwi Azni (vokal), Melly Aprianty (gitar), Dhani Ramdhani (bas/vokal), Ahmad Fauzan (synthesizer), dan Prayoga Setiawan (drum). Musiknya memuat formula ketukan berdansa yang digabung dengan agresivitas nada punk rock. Beberapa nama yang memengaruhi musik DISKOTEQ diantara lain adalah Gang of Four, Public Image Ltd, Grup Pop, Wire, The Rapture, Au Pairs, NWA, hingga Wu-tang Clan.

“Band ini dimulai sebagai proyek rekaman yang mengadaptasi booming-nya kebangkitan post-punk pertengahan 2000-an. Ketika proyek ini mulai mendapatkan daya tarik, semua anggota setuju untuk mengubahnya menjadi band yang utuh,” ungkap vokalis Bayu.

Sebelum merilis Grayscale secara utuh, mereka pertama kali memperkenalkan identitas musiknya lewat single bertajuk “Graph”.  Lagu berdurasi genap satu menit ini diunggah di laman Instagram dan mendapat banyak sambutan positif.

“Dari suasana musik, kebetulan memang kami senang dengan lagu-lagu seperti “White Mice” dari Mo-Dettes, “Available” dari Moving Units, “Out of the Races and onto the Tracks” dari The Rapture, sampai “To Hell with Proverty” dari Gang of Four. Sisanya, masing-masing dari kami ketika itu lagi dengar lagu apa, kita masukkan saja,” tambah Bayu.


======================================================================================

For more info

Instagram: @diskoteq_

Related Blogs

    Share