pres-01

Setelah Sukses dengan “New Day” beberapa waktu lalu, solois Delayed Boy kembali merilis single keduanya, yaitu “Pressure” yang merepresentasikan tentang suatu tekanan dalam sebuah keadaan. Single kedua tersebut menceritakan tentang sebuah pilihan, dimana seseorang bimbang akan “idealis” ataukah “kompromi” yang akan mengarahkan kehidupannya sehingga dia tertekan akan suatu keadaan.

Dalam hal perjalanan hidup menurut Delayed Boy, seseorang yang mencapai pada level tertinggi dalam hidup ialah dimana seseorang yang telah berdamai dengan dirinya sendiri. Hal tersebut telah saya lantunkan pada bait reff di lagu ini “Do what we love, love what we do”. Kata Delayed Boy melalui keterangannya. “Pressure” adalah karya yang ditulis oleh Delayed Boy sendiri, dibantu beberapa lirik oleh rekan seperjuangannya Mighfar Suganda yang kebetulan satu label dengan nya.

Lagu ini mengingatkan tentang perjalanan karir pekerjaan Delayed Boy selama 3 tahun kebelakang ini, dimana dia menderita akan sebuah tekanan atau under pressure dari seorang atasan dan dia harus menjalaninya karena sebuah keadaan.

Lagu ini pun tercipta saat masa karantina kemarin. Dibantu oleh Fajar Rizky sebagai Music Arranger dan tidak lupa Nurus Sholikhin dan Merzadioo sebagai Session Player yang selalu setia menemani demo live session. Untuk melengkapi single “Pressure” ini, Delayed Boy sudah mempersiapkan music videonya. Visual dari lagu ini sedang dikemas oleh Production House langganannya yaitu “Kos Harian Entertainment” yang rencana bakal di rilis di awal Januari 2021.

=======================================================================================

For more info

Instagram : @yuniaralfaa

Youtube : Delayed Boy

Related Blogs

    Share