cravism-x-maya-diegel-body-image

CRAVISM X MAYA DIEGEL // RILIS SINGLE “IT’S OKAY”

Duo asal Singapura-Prancis Cravism x Maya Diegel baru-baru ini mempersembahkan single baru mereka, dengan sentuhan RnB, lo-fi, chill hop, yang bertajuk “It’s Okay“. Single tersebut resmi rilis pada 20 Agustus lalu di bawah label rekaman Inggris-Prancis, Komplex Recordings.

Ditemani sebuah film karya sutradara video Parisien Stewart Livinec, single ini jadi musik dengan rasa pertama dari proyek kedua mereka Caryatid EP, yang mencakup serangkaian lagu dan film. Dengan tekstur jazz halus yang diletakkan di atas ketukan hip hop jazz lembut, pendengar bakal dibawa ke dunia santai dan chill lewat lagu ini.

Berasal dari Paris dan semula berlatih sebagai penyanyi jazz, Maya Diegel. Jalannya dalam belantika musik mengalami perubahan besar usai bertemu dengan produser Singapura Carvism, yang tampil di sebuah acara di universitas lokal Cornwall, beberapa tahun silam. Maya lantas jatuh hati pada set sang produser dan berusaha untuk berkolaborasi dengannya.

Terkesan dengan kemampuan Maya dalam menciptakan melodi-melodi tinggi, harmoni. dan lirik, pertemuan mereka segera mengarah pada album kolaborasi pertama yang rilis pada 2019 bertajuk Vibes vol. 2. Album tersebut sukses melahirkan banyak playlist dan wawancara radio hingga keduanya mendapatkan kontrak keraman dengan Komplex Recordings.

Melansir siaran pers resminya, album baru Cravism dan Maya Diegel di-mix oleh Thomas “Mister T.” Gloor di AKA-Studios Switzerland dan dimasteri oleh Stefan Hegar (D’Angelo, KRS-One, Cody Chestnutt) di Fisheye Music Amerika Serikat.

Track ini dimulai di sebuah ruang bawah tanah Lasalle pada Agustus 2019 silam. Itu adalah latihan lain yang aku buat dan aku tidak terlalu memikirkannya selama berbulan-bulan hingga lockdown (akibat COVID-19) pertama terjadi. Maya juga mengalami lockdown di Paris, sehingga aku mengirimkannya beberapa lagu untuk ditulis. Dia merekamnya lalu mengirimkan kembali kepadaku untuk di-mix,” tutur Cravism, mengisahkan, seperti dikutip dari siaran persnya.

“Ketika menulis lagu ini, aku membayangkan apa yang akan aku katakan kepada orang yang kucintai saat sedang mengalami masa-masa sulit. Aku ingin memberi  rasa nyaman dan tenang kepada pendengar. Dalam lagu ini, aku mengatakan pada orang yang ada di depanku, bahwa mereka dapat membuka diri (untuk menceritakan) apa pun yang menganggu mereka kepadaku,” ungkap Maya.

“Bagiku, lagu ini bagaikan cinta murni. Secara keseluruhan, album kami membahas soal pengalamanku sebagai wanita dan aku pikir lagu ini akan menambahkan sesuatu ke tema albumkerentanan,” sambungnya.

Sudah merilis dua album instrumental sebelum bertemu Maya Diegal serta melakukan tur di Inggris dan Singapura, Cravism selalu tenggelam dalam budaya hip hop. Di samping menjadi B-Boy profesional, Cravism mulai bermain piano dan terompet sejak dini sehingga membuatnya mulai merekam dan memproduseri lagunya sendiri. Adapun, musik karya Cravism telah ditampilkan di Berlin, Hong Kong, London, Meksiko, Milan, Moskow, Paris dan Seoul untuk Adidas Originals Flagship Store.

Lagu-lagunya juga telah digunakan di sejumlah video dokumenter, termasuk “The Cuppa Depresso“, “Elevate the Streets“, “Dead was the Body“, dan sebagainya. Di sisi lain, Maya Diegel menjelajah sejumlah bidang berbeda dengan suaranya, dan mendapat pengaruh dari hip hop, RnB, neo-soul, jazz hop, hingga funk. Setelah berhasil meraih gelar sarjana musik di Inggris pada 2019, ia mulai meluncurkan karier musiknya, sambil mengejar karir-karier dunia memasak.

It’s Okay telah tersedia di Apple Music dan Spotify. Sementara itu, proyek “Caryatid EP” akan merilis track secara bertahap tiap tiga minggu, bersamaan dengan film yang menyertainya serta serangkaian pertunjukan live online dari komposisi ini.

====================================================================================

For more info:

Instagram: @cravismxmayadiegel

Facebook: Cravism x Maya Diegel

Twitter: @cravismxmaya

Youtube: CRAVISM X MAYA DIEGEL

 

 

Related Blogs

    Share