lingkara-6

MENOLAK DISEBUT “NYENTRIK”, PADA KENYATAANNYA SENI FOTOGRAFI YANG DIUSUNG  OLEH LINGKARA MEMANG BERBEDA. MEREKA MEMILIH TINGGAL DI RUANG IDEALISMENYA SENDIRI YANG BERANI DAN PENUH EKSPLORASI. MARI MASUK KE DALAM DAN SIMAK OBROLAN SANTAI  DENGAN MEREKA.

lingkara-4

Halo apa kabar, Lingkara? Lagi ngerjain project apa nih?
Setelah kemarin kita ngadain pameran Animo 10R, kita sedang persiapan pameran foto lagi untuk tanggal 7 Agustus ini. Artisnya 3 wanita dari 3 negara, berasal dari latar belakang yang berbeda. Mereka melihat Bali dari sisi dan taste yang berbeda pula. Jadi bukan melulu soal budaya atau alam. Selain itu, kami juga lagi kerjasama dengan komunitas suku analog. Tapi proyeknya masih panjang

Bagaimana sih awal mula terbentuknya komunitas Lingkara ini?
Kita suka nongkrong di Waroong Obey sekitar tahun 2009 lalu. Awalnya sih ini bukan komunitas fotografi, tapi seni. Setahun kemudian baru kita mengkhusus jadi komunitas fotografi beraliran kontemporer.

 lingkara-3

Membernya sendiri kebanyakan pelaku seni fotografi atau banyak juga yang hanya sebatas penikmat?
Keluarga Lingkara banyak, baik yang fotografer ataupun non-fotografer. Lingkara memang komunitas photo art, tapi kami terbuka untuk siapa saja asalkan no drugs dan no politic.

 lingkara-1

Kegiatan rutin apa yang biasa diadakan oleh Lingkara di art space-nya ini?
Kita cukup sering ngadain pameran foto, karena ga mungkin karya fotografi kita cuma untuk dipajang di Facebook. Tapi kalo untuk yang rutin setahun sekali ya buka bareng. Hahahahahaha.

 lingkara-7

Kalo ada ekshibisi gitu biasanya hanya fokus pada photo art atau memasukkan unsur seni lain seperti film atau semacamnya?
Biasanya kita juga menggabungkan seni instalasi, tapi yang berupa foto karena basic kita memang disana. Persentasenya 75% foto dan 25% karya seni lain.

Dari sekian banyak ekshibisi yang kalian gelar, yang mana yang paling memorable? Kenapa?
Kami berusaha membuat semua ekshibisi yang kita lakukan itu “pertama dan baru”. Kami selalu menyajikan sudut pandang yang berbeda. Jadi ya semuanya berkesan.

 lingkara-2

Anak remaja jaman sekarang kan banyak yang berbondong-bondong jadi fotografer dadakan dengan berbekal kamera dslr tapi minim skill. Menurut kalian itu potensi atau malah menjatuhkan imej seni fotografi?
Itu sih sebenarnya tergantung dari pribadi masing-masing, apakah memang hobi atau hanya ngikutin trend. Tapi Lingkara ingin dengan mata lensa yang mereka miliki, mampu melihat sebuah objek dari berbagai macam sisi. Kami sih berharap mereka bisa jadi potensi.

 lingkara-5

Ada saran ga nih karya-karya fotografer mana yang bisa dijadikan referensi buat pembaca mave yang mungkin ingin menekuni seni fotografi?
Gaya yang kita usung kan agak lain dengan fotografer pada umumnya karena kami bermain di wilayah yang berbeda. Tidak ada referensi, tapi lebih ke pencarian jati diri.

Terakhir, kalo pembaca mave pingin gabung di komunitas ini bisa hubungi siapa?
Langsung datang ke Jl. Merdeka IV No. 2, Renon, Denpasar. Kami terbuka untuk siapa saja.

CONTACT:

Facebook: Lingkara Photoart
Twitter: @Lingkara


Related Blogs

    Share