binar-02

Pada Oktober 2019, Mohammad Heikal yang notabene seorang lulusan seni rupa murni secara akademik telah rampung menulis lagu ke-limanya di tahun 2019. Di akhir bulan Juni 2020, lagu pertamanya yang Ia tulis sendiri kemudian dirilis di balik monikernya, Binar, dengan judul ‘Harum’, dinyanyikan oleh Bilal Indrajaya. Tepat satu tahun setelah lagu-lagu tersebut ditulis akhirnya Binar merilis sebuah Entitas Pendek (EP), yang berisi lima lagu dengan judul ‘Jalan Rindang Dua Tiga’.

Di ‘Jalan Rindang Dua TigaHeikal melibatkan beberapa nama untuk mengambil peran sebagai penyanyi di lagu-lagunya, antara lain Bilal Indrajaya, Alit Djarot (Mafia Pemantik Qolbu), Cattleya, Putra Timur, dan Shaumil Kamilia. Dari lima lagu yang mengisi EP ini, Heikal hanya bernyanyi pada satu lagu terakhir, yang berjudul Pelita. ‘Jalan Rindang Dua Tiga’ bercerita tentang sebuah kisah kasih dua orang, dimulai dari pertemuan hingga perpisahan.

“Jadi pas gue bikin lagu, gue seringnya kebayang visualnya duluan sebelum lanjut ke lirik. Pas banget waktu itu gue juga bener-bener kelar lima lagu dalam tiga hari. Lagi cair-cairnya waktu itu. Dan gue juga udah langsung kebayang urutan lagunya. Liriknya sebenernya lumayan mixed antara pengalaman personal sama kebutuhan gue bercerita. Setelah nulis lirik, ternyata ga sengaja gue nulis lagu pertama diawali dengan lirik ‘Dimulai’, dan lagu terakhir awalannya ‘Di ujung perjalanan’. Emang jadi cerita dari awal hingga akhir tentang dua orang gitu. Masing-masing lagu ngewakilin tahun ke tahun kisah cinta dua orang ini.”, jelas Heikal mengenai EP-nya.

Persinggungan Heikal dan musik pop terjadi selama dua tahun kebelakang di mana Ia banyak bekerja dengan hal2 yang memiliki singgungan dengan musik pop, khususnya musik Pop Indonesia era ’70 – ’80 yang bagi Heikal merupakan DNA musik ‘pop indonesia’.

“Sebenernya EP gue secara presentasi konsepnya kayak album Dodo Zakaria yang Malisa. Di album itu dia melibatkan beberapa penyanyi tamu, bahkan hampir semua lagu. Nah selain itu, gue ngerasa di wilayah musik ‘pop’ ini gue lebih senang sebagai orang dibalik layar, bukan sebagai performer, karena gue ngerasa lebih bebas aja bereksperimentasi secara sound, aransemen, instrumen, bahkan secara marketing. Dan gue sejujurnya selalu suka untuk punya jarak sama karya gue sendiri karena gue bisa berperan sebagai pendengar yang juga bisa leluasa mengkritik karya gue sendiri.”, jelasnya.

EP ini dikerjakan Heikal bersama Alit Djarot dan Daniel Hasudungan dari Mafia Pemantik Qolbu sebagai produsernya. Heikal bertemu Alit dan Daniel saat proses rekaman single dari Putra Timur yang berjudul ‘Merengkuh Mesra‘, di mana Heikal juga turut berperan sebagai penulis pada lagu tersebut. Jalan Rindang Dua Tiga bisa didengarkan melalui berbagai kanal streaming musik


=======================================================================================

For more info

Instagram: @heikal_

Related Blogs

    Share