sadajiwa-01

Bermula dari grup audio yang dibentuk sejak pandemi di awal tahun 2020 sebagai wadah untuk bertukar informasi mengenai jual beli alat musik yang sedang marak. Darisitu tercetuslah ide untuk mengeluarkan split antar member grup audio yang berisikan Arya Akbar Ramadhan (Methiums/Headcrusher), Dewandra Danishwara (Mallow/Purpla/> ∆), Malik Ganis Ilman (Kultus/Headcrusher), dan Reza Felayati (Beyond Infinity). Nama seperti Beyond Infinity, Methiums dan pendatang baru > ∆ (baca Greater Than Delta) sudah tidak asing lagi di dunia musik instrumental. Hanya Ganis saja yang masih belum memiliki nama solo, maka dari itu Ganis mengajak Goyco Faza Ghafara (Headcrusher) untuk mengisi drum dan menamakannya dengan Zetzner.

Nama Sadajivva I yang digunakan sebagai judul album split ini dicetuskan oleh Danishwara yang memiliki arti hidup selamanya. Pembuatan split album ini juga berjalan dengan lancar dikarenakan Arya, Danish, Ganis, dan Reza merupakan teman sepermainan saat di Surabaya sehingga tidak membutuhkan waktu untuk tek-tokan, walau saat pengerjaan split ini mereka sedang berada di Jakarta, Tangerang, Pangkalanbun, dan London.

Akhir-akhir ini, musik instrumental dapat dikatakan sebagai udara segar di dunia musik. Dari indie, electronic, math rock, hingga metal, mungkin saat ini dapat dikatakan waktu yang terbaik untuk bersinar bagi para penggemar musik instrumental. Berdasarkan cinta yang timbul terhadap musik instrumental ini lah Arya, Danish, Ganis, dan Reza memutuskan untuk membuat split album dengan meliputi genre seperti progressive, stoner, electronic hingga djent. Album multi genre ini merupakan upaya kolaborasi yang memiliki tujuan bahwa musik instrumental di Indonesia memiliki perspektif tersendiri. Kami berpikir bahwa ini bukan permasalahan genre musik, namun ini permasalahan kesenangan dalam bermusik.

Di Sadajivva I ini, kami mengeluarkan seluruh elemen-elemen yang sebelumnya belum pernah ditulis ke dalam lagu, kali ini kami benar-benar melakukan eksplorasi musik yang dalam, mulai dari materi hingga sound. Karena kami berpikir bahwa di zaman seperti ini, musik instrumental/rock metal masih sangat relevan ujar Goyco Faza Ghafara.

=========================================================================================

For more info

Instagram: @methiumsmusic | @airhandsaw | @beyondinfinityidn | @ganis.ilman

Related Blogs

    Share