belladonna
“Selamat Tidur, Dara…”

Pernah membayangkan lagu nina bobo dalam spektrum berbeda? Nada yang disuguhkan mengandung rasa yang dieksplorasi sehingga menjadi semacam sebuah penutup hari selepas menghadapi sekumpulan emosi yang kompleks.

Melalui single “Selamat Tidur, Dara…”, belladonna bermaksud menunjukkan hal tersebut. Lembut, tetapi juga menyisipkan unsur raw. Mentah sekaligus anggun, serta menyeruakkan soundscape ethereal dari lapisan bawah alam sadar ke sudut luar kehidupan nyata.

Lalu dengan lapisan vokal dengan warna nada yang rendah, tetapi penekanan tinggi, membuat lagu yang seakan menjadi nina bobo tetapi sebenarnya sarat makna ini menghasilkan perasaan sedang dihantui sehingga membuat kita tidak yakin apakah merasa takut atau justru terhanyut bersama lagu tersebut.

Single terbaru ini juga menjadi penanda kembalinya belladonna yang pernah muncul di tengah semarak skena musik independen di pertengahan tahun 2000-an.

Meski belum pernah merilis materi album, beberapa lagu demo dari grup yang dibentuk oleh sekelompok teman kuliah ini sudah sempat dimuat di beberapa kompilasi album indie lokal.

Terinspirasi oleh genre musik seperti dream-pop, shoegaze, dan post-rock, belladonna menggabungkan preferensi-preferensi tersebut menjadi sebuah nuansa musik yang membangkitkan suasana hangat dan mengimbanginya dengan kegaduhan.

Belladonna sendiri adalah Gregorius Primananda (gitar, vocal), Doncoxon (gitar, keyboard,sampler), Dimas Wahyu (drum), Mahadevi Krishnaphari (bass); dan “Selamat Tidur, Dara…” menjadi perkenalan akan pendewasaan kami.

Single ini dirilis pada 1 Juni 2018 lalu melalui kanal musik digital seperti itunes, spotify, amazon music, dan google play.

 


=========================================================================

Instagram
@belladonnatheband, @kabutberangin, @doncoxon, @dimaswahyu.t @starla_iscariot

=========================================================================

Related Blogs

    Share