inside insides

Movie Clip Hey Jomblo, Karya Kolaborasi Antara Batiga, Kolaborator, dan Filmmaker Yogyakarta

November 2016 – September 2015 lalu, Batiga, salah satu grup musik pop asal Yogyakarta merilis single berjudul Hey Jomblo. Saat itu, grup musik yang digawangi oleh Yunan (keyboard), Luke (gitar), DC (bass), Riosa (vokal) dan Talcha (drum) mulai banyak memperkenalkan materi terbarunya tersebut diberbagai panggung yang mereka sambangi, baik di Yogyakarta dan kota lainnya.

Secara konsisten Batiga melantunkan karya terbarunya itu, sehingga lambat laun Hey Jomblo mulai banyak dikenal oleh khalayak luas. Hal itu terbukti dengan banyaknya penonton yang menyaksikan mereka ikut bernyanyi bersama dan tak lupa memberikan respon terhadap aksi panggung dari Batiga.

Dalam perjalanannya, Hey Jomblo tidak hanya menjadi salah satu karya yang menarik untuk didengar, namun juga menjadi bagian cerita dari para personil Batiga maupun para pendengarnya. Single berdurasi lebih dari tiga menit ini memberi pesan, bahwa sendiri bukanlah sesuatu yang mesti dipermasalahkan serta disesalkan oleh seseorang. Sendiri bisa menjadi cara seseorang untuk menjalani kehidupannya dengan berbagai hal yang disenangi, dalam beraktualiasasi dan mengeksplor diri.

Sejak perilisannya beberapa waktu lalu, terhitung lebih dari satu tahun Hey Jomblo berada di tengah-tengah masyarakat, Batiga lantas tidak merasa berpuas diri. Terus berkarya merupakan salah satu hal yang mereka berikan bagi banyak pihak yang terus memberikan dukungan. Salah satunya dukungan yang diberikan terhadap single Hey Jomblo.

Oleh karena itu, tidak hanya menyajikannya Hey Jomblo dalam bentuk karya audio kepada para pendengarnya. Di akhir tahun 2016 ini, Batiga telah merampungkan karya Hey Jomblo dalam bentuk lain, yaitu sebuah movie clip yang tercipta dari hasil kolaborasi dari banyak pihak. Movie vlip ini resmi dirilis pada Jumat (18/11) di laman youtube Batiga.

“Movie clip ini merupakan karya bersama dari kami, yang merupakan karya kolaborasi dengan melibatkan banyak pihak. Di antaranya mitra, rekan serta teman-teman yang selalu mensupport kami untuk terus berkarya. Karya movie clip Hey Jomblo ini disutradarai oleh filmmaker muda asal Yogyakarta, yaitu Haswin Fatkurohman,” tutur Luke.

“Movie clip ini sejak awal munculnya ide, produksi hingga pasca produksi melibatkan banyak orang yang terus memberi pasokan ide kepada kami. Movie clip Hey Jomblo merupakan sebuah wujud dari banyaknya buah pikiran yang masuk,” ujar Luke.

Keputusan konsep movie clip diambil karena Batiga beserta para kolaboratornya ingin menyampaikan pesan dari isi lagu Hey Jomblo secara utuh, ke dalam sebuah bentuk karya audio visual. Layaknya seperti tayangan film pendek, Batiga bersama para kolaborator menunjuk Anelies Praramadhani, seorang wanita muda multi talenta dalam movie clip tersebut.

Selain Anelies, tentunya para personil Batiga pun ikut terlibat di depan kamera. Setiap personil mendapatkan perannya masing-masing dalam movie clip ini, tanpa sama sekali melibatkan alat musik dalam clipnya. Para personil Batiga mengakui bahwa karya kolaborasi ini merupakan sesuatu yang sangat baru bagi mereka.

Kata Luke, para personil Batiga, khususnya untuk dirinya sendiri selalu tertarik terhadap hal-hal baru, salah satunya ketika ia harus berakting di depan kamera. Sebelum melakukan proses pengambilan gambar, ia bersama teman-temannya melakukan pendalaman karakter yang mereka perankan dalam movie clip.

“Pemeran utama di situ memperlihatkan seorang individu yang mandiri, bisa melakukan banyak hal sendiri dan memiliki banyak prestasi. Menjalani apa yang ia mau, tanpa harus jaim dan menutup diri. Ia bebas bergaul dengan siapapun. Sendiri adalah pilihan yang ia pilih untuk mengaktualisasikan diri. Dan hal itu sangat cocok dengan karakter dan kepribadian dari Anelies,” tutur Yunan.

“Kami di sini nggak sama sekali memegang alat musik. Kami full memerankan karakter yang ada dalam movie clip ini. Pengalaman yang sangat menantang bagi kami untuk kembali belajar di bidang seni lain. Ya kami di sini layaknya para aktor film yang sedang membawakan sebuah kisah, yang mana di sini adalah kisah dari lagu Hey Jomblo,” ujar Yunan menceritakan pengalamannya beradu akting.

Lanjutnya, di sini Batiga dituntut untuk berimajinasi, membayangkan karakter yang harus mereka perankan. Malah karakter dalam movie clip Hey Jomblo ini diakui beberapa personilnya jauh beda dengan karakter keseharian mereka. Contohnya seperti karakter yang diperankan oleh Yunan, sebagai seseorang yang humble, riang dan mudah dekat dengan orang lain. Padahal dalam kehidupan keseharian Yunan cenderung seseorang yang memiliki karakter serius.

Walau dituntut untuk memerankan karakter yang berbeda dengan kesehariannya, para personil Batiga bisa menjalankan berbagai macam proses saat produksi movie clip. Hal itupun bisa terjadi berkat kedekatan antar personilnya yang telah terjalin sejak lama dalam proses penciptaan karya seni.

“Kita nggak pas main musik aja, tapi di luar musik juga. Sebenarnya dulu kita sebelum main musik di Batiga memang udah berteman dan mengenal satu sama lain. Jadi udah ngerti apa yang diinginkan satu sama lain. Selain untuk movie clip Hey Jomblo ini, kita semua saling ngasih dukungan dan kasih masukan satu sama lainnya,” ucap Yunan.

“Semoga dari karya kolaborasi ini kami berharap, karya-karya dari kami yang ada ataupun yang nantinya akan ada bisa menjadi teman untuk siapapun itu, dalam ruang dan waktu apapun,” tambah Yunan. (batiga)

More Info :

https://www.youtube.com/channel/UC-jF8j-4JpMRaGv-93OUVrg

twitter : @batigaofficial

Related Blogs

    Share