Indonesia memang kaya akan budaya dan bermacam kultur, oleh karna itu suatu hal lumrah jika memiliki banyak perbedaan. Sikap intoleran adalah salah satu yg mengganggu keharmonisan bernegara, ini menjadi salah satu alasan kami untuk meneriakan keluh kesah yg dialami segelintir orang. Rasvala, kuartet Seattle Sound asal Bogor tak henti-hentinya menelurkan karya.

Setelah merilis EP (Extended Playlist) pada pertengahan Maret kemarin dengan tajuk Sanguinis yg dirilis secara independent, juga mendapat kesempatan kerjasama untuk
perilisan ulang dalam bentuk kaset pita dengan Hujan Rekords dan Kict It Collective untuk ikut meramaikan Record Store Day Bogor 2018 juga tak lain beberapa indie label asal kota
mereka.

17 Mei 2018, Rasvala resmi merilis Video Clip Bai’at, single kedua dalam debut EP Sanguinis, setelah sebelumnya Logika Analog sebagai mukadimah atau pembuka debut EP dalam bentuk Video Lyric telah hadir dikanal Youtube mereka, kini selang beberapa bulan Bai’at menjadi pelengkap Sangunis untuk meramaikan Industri Musik.

‘Resah’, menjadi alasan utama Bai’at tercipta. Mengambil Sinonim dari Sumpah dan menginginkan kehidupan yang rukun tanpa memperdulikan darimana asal mereka. Rasvala secara penuh mengutuk adanya sifat amoral yg tertanam dalam beberapa hati
manusia. Lantas kemana arti Bhinekka Tunggal Ika jika masih saja ada yg menantang perbedaan.

Visual yg diproduksi secara independent ini menceritakan seseorang yg mengalami rasa kalut dan bimbang karna bingung untuk menentukan arah langkah berikutnya dalam hidup. Dikemas dengan teknik seadanya namun masih dengan harapan bisa menyajikan sesuatu yg baru. Untuk saat ini Video Clip Bai’at sudah hadir dikanal Youtube mereka.



Related Blogs

    Share