unnamed-10Artotel Sanur x Cata Odata menampilkan lukisan Anas Etan, Awan Yozeffani, Djunaidi Kenyut, IBK Sindu Putra, dan Imam Sucahyo untuk bercerita secara visual tentang pertemuan, dialog, dan koneksi
yang mereka miliki dengan para wanita yang menginspirasi mereka dan sebagai bagian dari realitas sosial yang ada. Sebagai rangkaian acaranya, pameran ini akan diikuti workshop dengan para seniman.

‘Enigma’ adalah kehidupan yang dilukiskan di atas kanvas, sedangkan ‘Mata Wanita’ mengacu pada sorot-sorot mata dari figur wanita yang bisa ditemukan hampir pada seluruh karya ke-5 seniman asal Bali dan Jawa Timur ini.  Setiap lukisan ini mengingatkan kembali pada hubungan personal mereka dengan anak perempuan, ibu, kakak atau adik, teman, dan kekasih yang mana perempuan tidak lagi hanya digambarkan sebagai sebuah bentuk propaganda kecantikan semata.

Menjelajah ide dasar dari enigma yang berarti misterius, seseorang tidak mungkin bisa benar-benar mengerti tentang kehidupan orang lain sebelum berada di posisi mereka. Melihat dari sudut pandang berbeda untuk membantu diri kita mengerti tentang apa yang bisa ditawarkan oleh kehidupan adalah proses seumur hidup. Di mana Anas, Awan, Kenyut, Sindu, dan Imam serta sebagian dari kita secara sadar memilih untuk terus mempertanyakannya.

Cata Odata berharap pameran ini bisa menjadi referensi paling sederhana yang mempertanyakan posisi wanita dalam karya para seniman lelaki sebagai subyek yang memiliki pemikiran, kapasitas, dan peran yang sama pentingnya untuk membentuk realita sosial.

unnamed-11

Djunaidi Kenyut tertarik dengan para perempuan Bali yang sering dijumpai menjunjung keranjang di kepalanya. Melalui karya ini, kita diperbolehkan menginterpretasikannya secara eksplisit dan implisit. Seri karya proyek ini diberi judul ‘Beban bukan Derita’.

unnamed-12

Imam Sucahyo tidak pernah membuat batasan tentang apa yang diakui benar dan salah secara norma. Ia menantang pandangan kita melalui visual enigmatiknya, tentang kompleksitas kecantikan dan pergelutan pekerja seks komersial perempuan dan transgender yang sering ditepikan oleh masyarakat.

unnamed-2

Awan Yozeffani  terinspirasi dari kisah imajinatif anak perempuannya yang masih kecil. Lukisannya adalah penggambaran realitas yang mengusik asal muasal dan identitas kultural kita yang beragam.

unnamed

IBK Sindu Putra menyajikan sentuhan artistiknya pada interpretasi wanita Bali. Keindahan eksotis memang hadir dengan hiasan kepala dan perhiasan yang dikenakan. Kecuali bahwa kali ini lukisan-lukisan tersebut ditampilkan dalam hitam putih di gambar yang kusut. Karyanya memikat, sebuah rekaman masa lalu yang mungkin sekarang sudah menjadi sebuah mitos.

Related Blogs

    Share