AKBAR_SAVIO_LOGO

Merasa jenuh menjalani kehidupan di tengah pandemi, muncul pertanyaan dalam benak Akbar Savio di tengah keterbatasan dan kondisi global yang serba sulit, “Apakah besok gue masih bisa hidup, atau mungkin mati? Udah banyak yang meninggal karena Covid-19, gue miris ketika ngeliat para korban. Gue takut, dan gue ngerasa, ini kaya akhir dari kehidupan!” Berangkat dari hal itu, Akbar Savio mencoba menggambarkan kondisi dunia, khususnya Indonesia saat ini melalui lagu This is The End. Ia menyeru, “Pada akhirnya dunia ini akan benar-benar berakhir, dan kita semua akan mati, sendirian. Dan saat itu, enggak akan ada yang bisa nolong kita selain diri kita sendiri. Jadi lagu ini kaya pengingat dan refleksi buat diri gue juga”. 

Ya, Akbar Savio kini hadir kembali dengan tranformasi Akbar Savio and The Horsemen yang terjun bebas menggulirkan project terbarunya, merilis single bertajuk: This is The End. Berbeda dari lagu-lagu yang ia lahirkan sebelumnya, lagu This is The End menyuguhkan musik dengan format full band yang mengusung genre musik alternative rock. Dalam prosesnya, Akbar Savio mengerjakan single ini dengan dibantu oleh rekan sesama musisi yaitu Ibrahim Lou (Heiland), Djaling, dan Another BonR (Amplop Records/Life Cicla).

This is The End merupakan project teranyar dari penyanyi sekaligus penulis lagu Akbar Savio, yang sebelumnya pada tanggal 22 Desember 2019 lalu telah merilis album bertajuk “2012”. Berisikan 8 (delapan) lagu bergenre akustik, “2012” menjadi debut album pertamanya yang hingga saat ini masih bisa kita nikmati melalui layanan musik digital.  Direkam dan dirilis oleh Amplop Records, lagu This is The End sudah bisa ternikmati melalui layanan musik digital sejak Senin, 19 October 2020. Ia berharap This is The End mampu membawa pendengar kembali mengingat ke-era kejayaan musik alternative rock saat itu.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @akbarsavio

Twitter: @akbarsavio

Related Blogs

    Share