nayaka-01

Rising star Jakarta Selatan, A. Nayaka, mencapai suatu pencerahan tentang pentingnya self-love melalui pengalamannya dalam hubungan romantis. Single barunya, “Waktu Tiba”, diproduksi oleh seorang teman lamanya dan produser SonaOne (Malaysia), menerjemahkan titik iluminasi ini ke dalam suatu trek bilingualnya yang pertama. Tampaknya Nayaka memutuskan untuk kembali ke akarnya seperti yang ditekankan di seluruh lirik single ini – mengatasi ketidaknyamanan proses realisasi diri dalam hubungan romantis.

Bersama dengan lantunan gitar yang sederhana dan santai, lagu ini dibuka langsung dengan lirik Nayaka yang menyatakan bahwa sudah waktunya bagi rekannya untuk pergi. Kontrasnya kombinasi pembawaan Nayaka yang juga sangat santai dalam lirik lagu ini, yang mengesankan sikap ketidakpeduliannya terhadap hubungan fisik yang sedang ia jalani, dengan gaya produksi SonaOne yang cemerlang di dalam lagu ini membuat kita berpikir – apakah ada cara yang “tepat” untuk menyampaikan suatu akhir dalam hubungan?

Video musik animasi lagu ini disutradarai oleh Eddie Edzuan dan didesain oleh Cwnddien dari 33.3 Studios – hasilnya merupakan karya seni yang brilian, meskipun semua prosesnya dikerjakan dalam segala keterbatasan akibat pandemi. Narasi video musik yang berulang menggambarkan keputusasaan dan keinginan untuk melarikan diri dari pola duniawi yang dialami Nayaka dalam berbagai hubungan di masa lalunya, terlepas dari manisnya palet warna dari setiap hubungan tersebut.

Melalui “Waktu Tiba”, Nayaka menyampaikan emosinya yang kompleks,  membungkusnya dengan apik agar siap untuk didengar dan dirasa oleh Anda. Sebuah perjalanan yang harus diceritakan, lagu “Waktu Tiba” mendorong self-growth – bukan untuk masa depan, tetapi untuk hari ini dan untuk sekarang.


=======================================================================================

For more info

Instagram: @arielnayaka

Twitter: @ArielNayaka

Related Blogs

    Share