A. Nayaka & Laze profile photoKolektif musik dan Record Label asal Jakarta, PreachJa, merilis sebuah single kolaborasi pertama kali antara dua rapper muda yang tergabung dalam kolektif mereka Laze & A. Nayaka berjudul ‘No Handouts’. Laze dan A. Nayaka juga mengajak Dipha Barus untuk menjadi produser dan berkolaborasi dengan mereka untuk memproduksi sebuah lagu Hip-Hop tersebut. Proyek kolaborasi ini juga didukung oleh Pon Your Tone, kolektif musik milik Dipha Barus yang juga telah berkembang menjadi sebuah record label. Kedua kolektif asal Jakarta Selatan ini berusaha membangun sebuah momentum bagi para musisi dan seniman baru dari kolektif mereka dan mempresentasikannya ke khalayak umum.

Menurut Laze dan A. Nayaka sendiri, ‘No Handouts’ bercerita tentang kemandirian seseorang dalam berusaha mewujudkan visi pribadi mereka di dunia musik, mungkin secara tidak langsung terpengaruh dengan perjalanan Laze & A. Nayaka, juga Dipha Barus, dimana mereka bertiga memulai semuanya secara mandiri dan melewati berbagai macam tantangan di awal cerita mereka masing – masing, hingga kini ketiganya sudah diakui baik secara artistik maupun komersial sebagai salah satu nama baru yang perlu diperhitungkan di industri musik Indonesia maupun mancanegara. Dukungan dari beberapa musisi yang mempunyai visi yang sama dalam dunia musik, Hip Hop pada khususnya, mulai berdatangan semenjak mereka pribadi merilis karya masing – masing. Salah satu puncaknya adalah pada saat A. Nayaka berkolaborasi dengan Dipha Barus beserta Matter Mos dan Ramengvrl yang meraih penghargaan AMI Awards di tahun 2018 sebagai Karya Kolaborasi Hip – Hop Terbaik.

Pada lagu ‘No Handouts’ ini, Dipha Barus memproduksi secara detail berbagai lapisan musik pada lagu yang berbasis genre musik Trap ini, sembari menggabungkan elemen drum yang groovy sehingga membuat perpaduan musik tersebut lebih menonjol. Sebuah message dalam lagu ini tentang sikap hidup yang yakin akan visi musikalnya berhasil disampaikan dengan baik oleh A. Nayaka, dimana sikap tersebut juga sudah menjadi karakter pribadinya, begitu pula dengan Laze, kemampuannya  mengurai dan merangkai kata – kata dalam Bahasa Indonesia, yang selama ini sudah menjadi kekuatannya membuat perpaduan dua bahasa ini menjadi sebuah karakter lagu yang sangat unik. Mereka berdua terus menimpali kata – kata dengan bahasa yang berbeda hingga lagu berakhir tanpa ada cela.

Proyek ‘No Handouts’ sendiri menjadi pembuka tahun 2019 yang tepat bagi A. Nayaka dan Laze, dimana di tahun ini, A. Nayaka sudah mempersiapkan beberapa rilisan solo dan juga dengan grup musiknya The Blueroom Boys. Laze sendiri sedang mempersiapkan album keduanya yang direncanakan akan dirilis akhir tahun ini sebagai Follow Up dari debut albumnya ‘Waktu Bicara’.

 

No Handouts links:

Spotify:

https://open.spotify.com/track/5VnOHr3D6y7We50v9y5G9b?si=wGoR-tQFSberJoU6TDu1ZQ

Apple Music:

https://itunes.apple.com/id/album/no-handouts-single/1459160401

Joox:

https://joox.page.link/UeagF

Deezer:

http://www.deezer.com/album/92933172

================================================================================

For more info:

Instagram: laze92_  & arielnayaka

IG: https://instagram.com/ponyourtone

FB: https://id-id.facebook.com/ponyourtone/


Related Blogs

    Share