film kuliah populer

5 REKOMENDASI FILM BERDASARKAN JURUSAN KULIAH POPULER

Menonton film umumnya sering dijadikan sebagai sarana hiburan dan melepas penat. Tapi lebih dari itu, nonton film juga ternyata berguna buat menambah pengetahuan dan motivasi kamu loh, Sobat Mavers! Dibanding membaca tumpukan buku yang tebalnya beratus-ratus halaman, dengan tulisan kecil, dan tanpa foto, menonton film bakal menjadi pilihan yang jauh lebih menyenangkan. Kamu juga bisa memahami informasi yang kamu dapatkan dengan lebih mudah karena tersaji dalam bentuk audio visual.

Buat kamu yang saat ini sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia, berikut Tim Mave Magazine sajikan rekomendasi film berdasarkan jurusan kuliah populer di Indonesia. Siapa tahu, dengan nonton film-film berikut, kamu jadi makin termotivasi untuk menjalani perkuliahan di jurusanmu.

1. Kedokteran: Contagion (2011)

Contagion merupakan film yang menggambarkan kondisi krisis akibat terjadinya wabah virus misterius di seluruh dunia. Cerita berawal dari kematian istri dan anak Mitch Emhoff akibat penyakit yang belum dapat dipastikan. Seorang ilmuwan dari Epidemic Intelligence Service bernama lantas dikirim untuk menyelidiki hal ini. Akan tetapi, sang ilmuwan justru terjangkit penyakit serupa dan meninggal dunia. Belakangan diketahui bahwa penyakit tersebut berasal dari novel virus berkode MEV-1 yang juga telah menyebar di berbagai kota melalui droplet hingga masuk ke saluran pernapasan.

Dalam film ini, digambarkan perjuangan para peneliti dan tenaga kesehatan untuk melawan pandemi virus yang menyebar dalam waktu singkat. Film ini cocok ditonton oleh Sobat Mavers yang bakal menjadi dokter atau tenaga kesehatan di masa mendatang. Pasalnya, dari film ini, kamu bisa belajar bagaimana cara tenaga medis mengatasi situasi-situasi tak terduga dalam bidang kesehatan. Kamu juga bisa mendapat motivasi untuk memperluas wawasan dan menjadi tenaga kesehatan yang berdampak buat orang-orang di sekitar.

2. Bisnis/Manajemen: The Billionaire (2011)

Inspiratif jadi satu kata yang bisa merepresentasikan film ini! The Billionaire merupakan film Thailand yang pertama rilis pada 2011. Film ini diadaptasi dari kisah nyata pengusaha muda Top Itthipat, diperankan oleh Pachara Chirathivat, saat menciptakan produk Tao Kae Noi. Top Itthipat merupakan remaja yang suka bermain game online. Suatu hari ini sukses menjual chip langka sehingga berhasil meraup keuntungan besar di usia muda. Sayangnya, akun yang ia gunakan untuk bisnis game online-nya harus dihapus karena terdapat dugaan penyalahgunaan. Ia pun mencoba mencari alternatif bisnis lain hingga memutuskan keluar dari kampus agar bisa fokus menjalankan bisnisnya.

Bisnis pertama yang ia lakoni pasca berhenti dari game online adalah stand penjualan kacang yang cukup ramai di kalangan konsumen. Sayangnya, tak lama berselang, keluarga Top terlilit hutang dan pindah ke luar Thailand. Top yang masih tinggal di Thailand lantas bertekad menyukseskan bisnisnya sehingga dapat melunasi untang kedua orang tuanya. Film ini cocok ditonton oleh kamu yang sedang menempuh jurusan bisnis, terutama yang bercita-cita menjadi wirausahawan. Semangat, kreativitas, dan kegigihan top bisa menjadi referensi apik buat kamu untuk meraih kesuksesan selepas berkuliah.

3. Ilmu Komunikasi: The Post (2017)

Masih merupakan film yang diangkat dari kisah nyata, The Post jadi film yang amat direkomendasikan buat mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya yang mengambil spesifikasi Jurnalistik. The Post menceritakan soal dilema para wartawan surat kabar The Washington Post dalam mempublikasikan dokumen Pentagon Papers milik pemerintah Amerika Serikat pada 1971. Dokumen tersebut berisi fakta terkait perang Amerika Serikat dengan Vietnam. Sebelumnya, pemerintah Amerika menyatakan bahwa ada harapan untuk mengakhiri perang tersebut. Namun, dari dokumen tersebut, diketahui bahwa pernyataan pemerintah AS ternyata hanyalah kebohongan.

Di satu sisi, pengelola The Washington Post enggan mempublikasikan dokumen tersebut demi menjaga koneksinya dengan politisi serta memastikan stabilitas perusahaan. Di sisi lain, idealisme sebagai wartawan mendoorng pengelola untuk menyampaikan kebenaran penting bagi publik. Melalui film ini, Sobat Mavers yang belajar Ilmu Komunikasi khususnya Jurnalistik, bakal paham hal-hal apa yang harus diutamakan ketika ingin mempublikasikan berita. Selain itu, cara kerja Tim Washington Post juga bisa memberi gambaran situasi kerja yang umumnya dihadapi oleh wartawan.

4. Hukum: New Trial (2017)

Wahai kamu mahasiswa jurusan hukum sekaligus pecinta Korea, harap merapat karena rekomendasi film selanjutnya berasal dari negeri ginseng. New Trial bakal jadi film yang amat seru dan menarik buat ditonton Sobat Mavers yang lagi kuliah di jurusan hukum. Diangkat dari kisah nyata, film ini mengangkat kisah seorang remaja bernama Hyun Woo (Kang Haneul).

Ia baru berusia 15 tahun, tetapi secara tidak sengaja menjadi saksi kasus pembunuhan supir taksi. Mirisnya, bukannya memberikan keterangan, Hyun Woo justru dipaksa mengakui kejahatan yang tak dilakukannya hingga mendekam di penjara selama 10 tahun. Selepas bebas dari tahanan, Hyun Woo berupaya membongkar kebenaran bersama seorang pengacara. Awalnya, sang pengacara hanya ingin menjadikan kasus Hyun Woo sebagai batu loncatan bagi kariernya. Namun, lambat laun, ia merasa tergerak untuk memperjuangkan keadilan.

5. Teknik Informatika: The Social Network (2010)

Meski sudah rilis lebih dari satu dekade lalu, The Social Network menjadi film yang masih relevan buat ditonton oleh para mahasiswa teknik informatika. Film biogarfi ini diadaptasi dari buku The Accidental Billionaires yang menceritakan perjalanan Marck Zuckerberg dalam mendirikan platform media sosial sejuta umat, Facebook. Kisah berawal dari 2003, ketika Mark Zuckerberg – diperankan oleh Jesse Eisenberg – baru saja ditinggalkan oleh sang kekasih. Mahasiswa Harvard yang baru menginjak tahun kedua tersebut lantas menulis blog memuat hinaan yang ia tujukan ke mantan kekasihnya. Tak berhenti sampai di situ, Zuckerberg meretas database kampus, mencuri foto mahasiswa, dan mengunggahnya ke situs buatannya yang bernama Facemash. Situs tersebut lantas menarik perhatian orang-orang dari Harvard Connection. Dengan bantuan rekannya, Zuckerberg sukses membangun Thefacebook. Namun, jalan Zuckerberg tak langsung menjadi mulus. Ia sempat dituduh mencuri ide orang lain. Film ini cocok banget ditonton sama kamu yang bercita-cita mengembangkan situs atau aplikasi tertentu. Jalan yang dialalui Mark Zuckerberg bisa jadi referensi apik buat kamu sebelum terjun ke dunia programming. Tertarik menyaksikannya?


Related Blogs

    Share