4Kalangan muda cenderung menganggap bahwa budaya tradisional adalah “hal kuno”. Di era globalisasi ini, semua kecanggihan teknologi membuat dunia “tanpa batas”. Hal ini tentunya membawa dampak positif dan negatif. Namun, apakah kita generasi muda siap menghadapi pengaruh luar tanpa menghapus identitas kita sebagai bangsa Indonesia?

Jawabannya adalah, “Siap!”. Dengan semangat memperjuangkan kelestarian budaya Indonesia, pada Sabtu, 30 April 2016, GEPETRA-pun dilaksanakan. GEPETRA sendiri merupakan singkatan dari Generasi Peduli Tradisi dan sudah memasuki tahun ke-2 saat ini.

Dihadiri siswa/i SMP dan SMA di sekitar Jakarta Barat, tahun ini GEPETRA berhasil mengundang Kenny Djafar, penyiar Prambors FM serta Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez (SkinnyIndonesian24), YouTuber Indonesia. Melalui pembahasan ketiga bintang tamu, ternyata mencintai budaya Indonesia itu sangat mudah loh!

Mulai dari mengenakan batik sebagai keseharian kita. Kenny Djafar sendiri mengaku banyak teman manca negara-nya yang kagum akan keunikan batik, yang warna dan polanya hampir tidak pernah sama.

5Ia juga berbagi cerita mengenai perjalanannya ke Melbourne, Australia, untuk menghadiri acara Indonesian Film Festival 2016. Di sana 1 tiket untuk menonton film Indonesia dijual seharga $18 Australia, atau jika dirupiahkan sekitar Rp 180.000,00. Hal ini juga didukung dengan antusiasme masyarakat Australia. Berkaca dari cerita tersebut sudah sepatutnya kita generasi muda mulai mencintai hasil karya anak-anak bangsa.3

Nah! Untuk meningkatkan sikap cinta terhadap karya anak bangsa, GEPETRA juga mengadakan pameran Peduli Tradisi. Menampilkan karya-karya seni hasil siswa/i SMAN 65 Jakarta.

Cara simpel lainnya dalam mengenalkan budaya Indonesia adalah melalui kuliner. Skinny Indonesian24 dengan pengalaman hidupnya yang terus bepindah-pindah negara dari India, Amerika, Denmark, hingga Norwegia, mengenalkan budaya Indonesia melalui makanan tradisional yaitu ayam rica-rica.

Bicara makanan tradisional, di GEPETRA juga ada banyak jajanan tradisonal loh. Mulai dari pempek, soto mi, tekwan, kerak telor, tahu gejrot, seblak, es selendang mayang, bir pletok, hingga kue-kue tradisional.

Dikutip dari ketiga bintang tamu, ternyata cara paling efektif mempromosikan budaya Indonesia adalah melalui profesi. Kenny dengan caranya menyiarkan berita-berita prestasi anak bangsa. Sedangkan dua bersaudara, SkinnyIndonesian24 dengan meng-upload ­video di YouTube berunsurkan Indonesia. Nah, kalau kita sebagai pelajar, salah satunya dengan cara membuat acara sekolah bertemakan budaya!

Tidak hanya keseruan talk show, ada juga penampilan-penampilan menarik dari kumpulan pecinta musik SMAN 65 yaitu Artkustik serta Autodidact Violin Community dengan membawakan lagu-lagu daerah. Penampilan energik SAMAN 65 dan band Coffeemilk yang semangat.

2Melalui acara ini, semoga generasi muda semakin sadar bahwa menicntai budaya Indonesia itu tidak harus kaku. Dengan hidup kita yang serba modern, mempromsikan budaya bukan lagi merupakan hal yang sulit, namun tantangan besar kita adalah melestarikannya. Apalagi kita sebagai pelajar yang akan meneruskan perjuangan bangsa ini. Jangan sampai budaya kita sendiri terkikis oleh kemajuan peradaban.

Info : Adina F. Gayo (Panitia GEPETRA 2016) 0896-3044-1118

Related Blogs

    Share